Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kala Empas, Kala Sor, dan Kala Metampak Hadir di Senin Wuku Medangsia, Lihat Ala Ayuning Dewasanya

Hari ini, Soma Wuku Medangsia (Senin, 14/1/2019) terdapat Kala Empas, Kala Sor, dan Kala Metampak

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Irma Budiarti

Kala Empas naik ini muncul pada Redite Wuku Wayang, Soma Wuku Medangsia, Anggara Wuku Sinta, Budha Wuku Merakih, Wrespasti Wuku Tolu, Sukra Wuku Uye dan Saniscara Wuku Julungwangi.

Sebaliknya, Kala Empas turun muncul pada Redite Wuku Kuningan, Soma Wuku Dukut, Anggara Wuku Pahang, Budha Wuku Ukir, Wrespasti Wuku Medangkungan, Sukra Wuku Wariga dan Saniscara Wuku Perangbakat.

Karena hari ini Soma Wuku Medangsia maka Kala Empas-nya naik.

2. Kala Sor

Sedangkan Kala Sor ditandai sebagai dewasa yang tidak baik untuk melakukan kerja di tanah.

Sebagai contoh, pekerjaan tersebut seperti membuat pondasi rumah, membajak sawah, menanam tanaman dan sebagainya.

Kemunculan Kala Sor ini seperti pada Redite Wuku Ukir, Julungwangi, Pujut, Matal dan Wayang; Soma Wuku Sinta, Landep, Warigadean, Gumbreg, Dungulan, Medangsya, Pahang, Medangkungan, Matal dan Ugu.

Sementara itu, juga hadir pada Anggara Wuku Wariga, Sinta, Kulantir, Julungwagi, Langkir, Medangsya, Prangbakat, Bala dan Dukut; Budha Wuku Ukir, Watugunung, Gumbreg, Warigadean, Kuningan, Langkir, Merakih, Menahil, Prangbakat dan Kelawu.

Kala Sor juga nampak pada Wrespati Wuku Tolu, Dungulan, Kerulut, Menahil dan Dukut; Sukra Wuku Sungsang, Warigadean, Ukir, Kulantir, Langkir, Pahang, Merakih, Uye, Menahil dan Kelawu; dan juga Saniscara Wuku Julungwangi, Ukir, Pujut, Matal, serta Wayang.

3. Kala Metampak

Sedangkan Kala Metampak seperti dikutip dari kalenderbali.org dimaknai sebagai hari yang baik untuk menanam segala sesuatu (bercocok tanam) dan kehadirannya Budha Wuku Ukir, Sukra Wuku Ukir, Wrespati Wuku Kulawu, Saniscara Wuku Wariga dan Prangbakat.

Tidak dijelaskan bahwa kehadiran Kala Metampak pada Soma Wuku Medangsia.

Cakupan mengenai ala ayuning dewasa ini sangatlah luas dengan menyentuh berbagai aspek kehidupan manusia melalui perhitungan parameter tertentu.

Perhitungan yang dimaksud berupa pawintangan yang ditetapkan berdasarkan letak bintang dalam mengelilingi matahari; sasih yang berhubungan dengan penentuan musim berdasarkan peredaran gerak semu matahari dan juga bulan yang mengelilingi bumi; dan wuku tentang ilmu ruas-ruas kumpulan binatang tertentu yang berporos di bumi.

Selain itu juga berpedoman pada wawaran yakni tentang nama-nama hari dan dedaunan yang dipakai sebagai ilmu pembagian waktu dalam satu hari.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved