Serba Serbi

Minggu Wuku Pahang Muncul Kala Gotongan dan Kala Upa, Begini Ala Ayuning Dewasanya

Minggu (27/1/2019), Redite Wuku Pahang, menurut kaleder Bali muncul Kala Gotongan dan Kala Upa

Minggu Wuku Pahang Muncul Kala Gotongan dan Kala Upa, Begini Ala Ayuning Dewasanya
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Pedagang bahan pokok melayani pembeli di Pasar Badung beberapa waktu lalu. Hari ini, Minggu Wuku Pahang muncul Kala Gotongan dan Kala Upa. Lalu bagaimana ala ayuning dewasanya? 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam susunan kalender Bali dikenal istilah ala ayuning dewasa yang berarti baik-buruknya suatu hari dalam melakukan aktivitas atau kegiatan tertentu.

Dewasa atau padewasan yang biasa disebut ilmu wariga ini, seperti yang dijelaskan dalam buku Ala Ayuning Dewasa Ketut Bangbang Gede Rawi yang ditulis oleh Ida Bagus Putra Manik Ariana dan Ida Bagus Budayoga, adalah cara untuk mengidentifikasi hari yang baik dan hari yang jelek (buruk).

"Jelasnya (padewasan itu adalah) pengetahuan untuk menentukan hari baik dan hari jelek," tulisnya.

Dalam buku Ala Ayuning Dewasa Ketut Bangbang Gede Rawi juga dijelaskan, pada sistem ala ayuning dewasa dikenal istilah pangkakalan, yakni munculnya kala-kala tertentu yang dijadikan pembanding untuk menentukan baik-buruknya dewasa.

Baca: Ratusan Peserta Antusias Ikuti Tribun Aerobic Competition 2019

Baca: Selain Menghangatkan Tubuh Saat Musim Hujan, Ini Manfaat Lain dari Kopi Hitam

Baca: 140 Peserta TK/Paud dan SD Ikut Lomba Mewarnai dan Mandi Busa di Taman Segara Madu

Karena seringkali terjadi ketika padewasan berdasakan wuku, wewaran, penanggal-panglong dan sasih sudah baik, namun pada sistem pangkakalannya jelek.

Minggu (27/1/2019), Redite Wuku Pahang, menurut kaleder Bali muncul Kala Gotongan dan Kala Upa.

Menurut buku Ala Ayuning Dewasa Ketut Bangbang Gede Rawi, Kala Gotongan akan muncul pada gabungan Panca Wara dan Sapta Wara yang jumlah uripnya (neptunya 14).

Kemunculan Kala Gotongan ini tidak baik untuk upacara Pitra Yadnya (atiwa-tiwa), namun baik untuk memulai usaha, berdagang dan sebagainya.

Kala Gotongan biasanya hadir pada Sukra Kliwon (6+8=14), Saniscara Umanis (9+5=14), dan Redite Pahing (5+9=14). 

Baca: Ni Kadek Diah Rukmini, Lirik Peluang Bisnis Seni Henna Gunakan Pasta Racikan Sendiri

Baca: Di Bali, Harga Ikan Koi Tembus Angka Rp 15 Juta

Baca: Reaksi Ria Ricis Saat Dilamar Hotman Paris dengan Cincin Seharga Rp 9 Miliar, Beri Jawaban Ini

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved