Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Proyek Rumah Sakit Umum Mangusada Senilai Rp 262 Miliar Mulai Digarap, Ada Ruang Khusus Bayi Tabung

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung IB Surya Suamba membenarkan proyek pembangunan gedung baru di RSUD Mangusada sudah mulai dikerjakan rekanan

Tayang:
TRIBUN BALI/AGUS ARYANTA
Kondisi lahan di RSUD Mangusada yang sudah diratakan dan akan dibangun gedung D, F, dan G Sabtu (26/1/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA, – Proyek pembangunan gedung baru di Rumah Sakit Umum Mangusada di Kelurahan Kapal, Mengwi yang total menelan anggaran Rp 262 miliar mulai dikerjakan.

Proyek pembangunan dengan membangun gedung blok D, F, dan G itu diperkirakan akan rampung pada tahun 2020.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung IB Surya Suamba membenarkan proyek pembangunan gedung baru di RSUD Mangusada sudah mulai dikerjakan rekanan.

“Sepertinya mangkin baru selesai meratakan tanahnya," ujarnya Sabtu (26/1/2019).

Pembangunan gedung baru, bernilai Rp 262 miliar ini sifatnya tahun jamak (multi years), sehingga menurut Surya Suamba akan rampung hingga September 2020.

Sesuai perencanaan awal, lanjut Surya Suamba, ada tiga gedung baru yang akan dibangun, yakni gedung blok D, blok F, dan blok G.

"Itu nantinya akan digunakan untuk pelayanan kesehatan. Nanti gedung D, F dan G akan digunakan sesuai fungsinya," jelasnya.

Dirut RSUD Mangusada Nyoman Gunarta mengatakan, pembangunan gedung ini karena untuk mengantisipasi kebutuhan kamar pasien.

Selain itu, juga untuk menjadikan RSUD Mangusada sebagai rumah sakit yang ramah anak, atau khusus memberikan pelayanan kesehatan terhadap anak.

Baca: DBD Merebak hingga Maret, RSUD Mangusada Tangani 46 Pasien Sepanjang Januari 2019

Baca: TRIBUN WIKI - Menghabiskan Liburan Bareng Orang Tersayang di 4 Destinasi Wisata Badung

Baca: BPBD Badung Kewalahan Hanya dengan 60 Personel, Musibah Beruntun di Cuaca Ekstrem

"Perhitungannya kalau kami punya 400 ribu penduduk, minimal kami ada 400 bed untuk merawat pasien. Makanya kami sekarang mengejar di gedung D itu ada perawatan untuk pasien kelas satu dan kelas dua," ujarnya saat ditemui Sabtu (26/1/2019).

Menurutnya, dengan adanya gedung blok D, F dan G maka RSUD Mangusada nantinya akan mempunyai 400 bed perawatan.

Sehingga tidak akan kesulitan jika masyarakat membutuhkan pelayanan.

Adanya pembangunan juga sebagai upaya RSUD Mangusaada dalam meningkatkan pelayanan Radioterapi.

"Nantinya, setelah pembangunan ini rampung, mungkin masukkan alatnya itu di akhir tahun, dilakukan ujicoba, dan di tahun 2021 tepatnya di pertengahan bulan kami bisa langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat,"ujarnya.

Dokter asal Sibang Gede, Abiansemal itu menjelaskan, pembangunan itu direncanakan untuk menuju RSUD Mangusada menjadi rumah sakit ramah anak.

Hal itu yang akan menjadi standar pelayanan dengan mengantisipasi pembangunan di gedung F.

Jadi di blok F tersebut akan menjadi gedung yang memberikan pelayanan kepada anak.

Mengenai total bed, RSUD Mangusada kini hanya memiliki 217 bed dengan semua kelas pelayanan.

Menurutnya, untuk kelas satu dan isolasi (umum) hanya memiliki 10 bed. Kelas 2 mempunyai 16 bed.

Sehingga bed ini akan dikejar, agar kelas satu ada di angka 40 bed, kelas 2 di angka 60 bed dan kelas 3 ada di angka 160 bed sedangkan untuk VIP di angka 40 bed.

Sesuai perencanaan awal, pembangunan gedung D rencana akan digunakan untuk poliklinik dengan sistem cluster, dan ruang rawat inap untuk kelas II dan kelas I.

Gedung F dimanfaatkan untuk pusat onkologi pelayanan khusus kanker, ruangan pelayanan eksklusif seperti pelayanan bayi tabung, dan ruangan khusus rawat anak. Ruang penghubung kedua blok ini akan digunakan untuk ruangan operasi emergency. Sedangkan blok G untuk pusat pelayanan cuci darah. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved