Tak Ada Firasat Sebelum Maut Menjemput Ni Ketut Puspawati, Orang Tua Korban Tanah Longsor Syok

Nengah Karsi, orangtua Puspawati, tak pernah membayangkan kejadian nahas ini menimpa si buah hati. Tidak ada firasat apapun muncul sebelum maut menjem

Tak Ada Firasat Sebelum Maut Menjemput Ni Ketut Puspawati, Orang Tua Korban Tanah Longsor Syok
Tribun Bali/Saiful Rohim
Empat korban longsor masih dirawat di RSUD Karangasem, Senin (28/1) kemarin. Beberapa warga melayat ke rumah korban longsor di Banjar Dinas Jatituhu, kemarin. 

"Kasihan anak-anaknya. Masih kecil sudah ditinggal ibunya. Sampai sekarang kita belum beritahu berita duka ini," kata Nengah Suaja, adik ipar korban, yang mendampingi Ketut Jiwa.

Empat korban longsor di Banjar Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, masih dirawat di RSUD Karangasem, Senin (28/1/2019). Kondisi korban sudah mulai membaik dibanding sebelumnya.
Empat korban longsor di Banjar Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, masih dirawat di RSUD Karangasem, Senin (28/1/2019). Kondisi korban sudah mulai membaik dibanding sebelumnya. (tribun bali/saiful rohim)

Kesedihan juga dirasakan ayah Martini, Nengah Pait. Menurutnya, sebelum kejadian korban Martini sempat bersenda gurau dengan keluarga.

Selain kehilangan Martini, sang cucu, Gede Napendra (10 bulan), juga mengalami luka di kepala. Bayi Napendra pun masih dirawat di RSUD Karangasem.

"Keluarga sempat senda gurau di rumah sebelum kejadian. Semoga dia dapat tempat terbaik di alam sana," harap Nengah Pait, berusaha iklas dengan kepergian anaknya.

"Korban longsor masih keluarga. Saya tidak menyangka kejadian seperti ini. Sampaai sekarang saya masih syok. Kepikiran cucu, dan keluarga yang telah meninggal dunia," kata istri Nengah Pait, Ni Ketut Tirta, sembari menitikkan air mata.

Ditambahkan, sebelum kejadian sekitar rumah diguyur hujan sejak siang hingga sore. Namun intensitas hujan sangat kecil. Tak ada tanda dan getaran apapun saat kejadian.

"Tiba-tiba longsor datang dan hantam rumah," imbuh Tirta.

Hingga kemarin kedua keluarga korban belum bisa memastikan kapan jenazah korban dikubur.

Pihak keluarga masih mencari hari baik untuk penguburan. Untuk sementara jenazah kedua korban masih disemayamkan di rumah masing-masing.

Sementara itu, korban longsor yang masih dapat perawatan sebanyak enam orang.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved