Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Makin Serius Bermusik, Nanda Tandai Langkah lewat Lagu Rindu

Diluncurkannya video musik "Lagu Rindu" menjadi penanda langkah Nanda menapaki ranah musik lokal maupun nasional

Penulis: Putu Candra | Editor: Widyartha Suryawan
Dok. Agustina Nanda Monica
Agustina Nanda Monica 

TRIBUN-BALI.COM - Pengalaman tampil reguler menyanyi di sejumlah cafe di Bali, serta mengikuti ajang pencarian bakat nasional, akhirnya mengantar Agustina Nanda Monica resmi melepas single perdananya berjudul "Lagu Rindu" beberapa hari lalu.

Remaja 16 tahun ini juga telah resmi meluncurkan video musik yang digarap oleh Andy Duarsa. Video musik itu telah didistribusikan pada 12 Pebruari 2019 lalu melalui akun youtube-nya.

Dirilis dan diluncurkannya video musik "Lagu Rindu" menjadi penanda langkah Nanda menapaki ranah musik lokal maupun nasional.

Seperti apa single perdana dan perjalanan awal karir Nanda di ranah musik?

Tribun Bali berkesempatan mewawancarai siswi Kelas 9 SMPK Thomas Aquino bersama ayahnya, Christianus Paskalis di Kubu Kopi, Denpasar.

Single "Lagu Rindu" berbahasa Bali ini diciptakan oleh vokalis sekaligus gitaris Marco Punx Bali, Comar.

"Dulu sering bawain lagu berbahasa Bali. Biasa diajak jamming sama papa saat main di kafe," jelas remaja berdarah Maumere NTT dan Malang ini.

Awalnya tidak terbayang oleh remaja jebolan ajang pencarian bakat nasional, The Voice Kids Indonesia 2018 ini akan mempunyai single, begitu pula video musik.

Apa yang menjadi mimpi Nanda sebelumnya adalah berkat campur tangan sang ayah dan sutradara, Andy Duarsa.

"Tahun lalu saya bertemu dengan Andy Duarsa. Beliau itu sahabat saya dari SD. Kami ketemu lagi. Dia tahu kalau si Nanda ini pernah ikut The Voice Kids Indonesia sesi tiga. Akhirnya saya bicara dengan Andy, dan dia melihat Nanda berpotensi berkembang di jalur musik," tutur Chris.

Mengetahui bakat Nanda, Andy Duarsa pun mencoba menghubungi Comar, diminta untuk membuatkan lagu. Gayung bersambut, Comar pun bersedia menciptakan lagu untuk Nanda.

"Andy Duarsa langsung telpon Comar, minta tolong menciptakan lagu untuk anak umur 15 tahun. Temanya cinta, tapi tidak terlalu dewasa. Seminggu kemudian, lagu itu sudah sampai ke saya," kata Chris.

Di sisi musik, awalnya lebih kental dengan nuansa pop.

Melihat karakter suara Nanda ke arah jazzy, Chris yang juga gitaris ini mencoba memformulasi musik arah reggae. Karena menurutnya, karakter vokal Nanda akan lebih cocok menyanyikan lagu bergenre reggae.

"Setelah mengubah aransemen kasarnya ke reggae, dan dikirim ke Marco, ternyata dia mengapresiasi aransemennya. Marco bilang, saya mencari penyanyi yang membawakan lagu Bali tetapi bukan kental dengan logat Bali," ceritanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved