Kisah Ajik Krisna Rintis Usahanya, Pernah Jadi Tukang Cuci Mobil Hingga Kolektor Mobil Mewah Ini

Perjalanan karir Ajik Krisna sebagai pengusaha sukses dari Bali diraihnya dengan usaha keras yang dirintisnya mulai dari nol.

Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Agung Yulianto
I Gusti Ngurah Anom atau akrab disapa Ajik Krisna 

"Inilah kelebihan, budaya Bali, tidak boleh dihilangkan,"

"tidak boleh punah, karena daya tarik wisata karena budaya Bali," tandas Ajik.

pernikahan putra Ajik Krisna
pernikahan putra Ajik Krisna (Istimewa)

Selain dihadiri para artis, pernikahan putra Ajik Krisna ini juga dihadiri komunitas pemilik supercar di Indonesia, yakni Brotherhood Club Indonesia (BCI) yang para anggotanya juga bersahabat dengan Ajik Krisna.

Sebagai informasi, perusahaan Ajik Krisna ini memiliki restoran, sejumlah tempat wisata terkenal di Bali, bisnis penyewaan mobil mewah, hingga hotel.

Ajik Krisna yang merupakan lulusan SMP dan dulu pernah bekerja sebagai tukang cuci mobil.

Kini dengan kerja kerasnya, sekarang ia telah menjadi pemimpin dari setidaknya 1.000 karyawan.

Dikutip dari Suar, Hingga bisa hidup serba berkecukupan seperti sekarang, Ajik harus melalui jalan yang berliku.

Ia bahkan memulai pekerjaan pertamanya sebagai tukang cuci mobil keliling dari hotel ke hotel.

Tamat SMP, Ajik Krisna meninggalkan rumahnya di daerah Seririt, Buleleng untuk mencari pekerjaan di Denpasar.

Pernikahan putra Ajik Krisna

 
Pernikahan putra Ajik Krisna   (Istimewa)

Ajik Krisna saat itu sampai di depan Hotel Rani, Sanur dan memutuskan untuk beristirahat di depan pos satpam. Ia mencoba menarik perhatian pemilik hotel dengan membersihkan sampah di depan hotel.

Pemilik hotel yang melihatnya memperbolehkan Ajik Krisna untuk tinggal di pos satpam dengan syarat ikut menjaga keamanan hotel.

Dari hotel Rani itu, Ajik Krisna mulai mencuci mobil para tamu hotel dan mendapat imbalan berupa uang Rp 2.500. Jumlah yang besar karena saat itu sebungkus nasi dan kopi harganya hanya Rp 75.

Selama 2 tahun ia mencuci mobil dari hotel ke hotel hingga seiring berjalannya waktu, ia mendapat pekerjaan baru di sebuah usaha konveksi.

Kerja kerasnya terus membuahkan hasil. Ajik bisa membangun usaha konveksi sendiri yang diberi nama Cok Konveksi.

Dari usaha konveksi itulah Ajik Krisna dan istrinya memiliki ide untuk membuat pusat oleh-oleh Krisna yang terus berkembang pesat hingga sekarang.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved