Sekolah Widiatmika Gelar Kirab Budaya Peringatan Nyepi 1941 Saka
Ratusan siswa Sekolah Widiatmika memadati halaman depan, mereka sumringah melihat perwakilan dari tingkatannya menampilkan sendratari Manik Angkeran,
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dengan melihat berbagai fenomena yang terjadi di dalam masyarakat, khususnya dampak globalisasi yang tak terbendung membuat beliau khawatir akan perkembangan anak-anak di sekitar rumah beliau.
Atas permintaan dan melihat antusias masyarakat, maka beliau berinisiatif untuk mendirikan satu institusi secara formal sebagai wadah yang akan memayungi seluruh kegiatan yang selama ini yang bernama Yayasan Widiatmika.
Berangkat dari landasan pemikiran bahwa ada tanggung jawab untuk menghadirkan generasi penerus yang kuat, dan jauh lebih baik, serta sanggup menghadapi berbagai tantangan dan rintangan seberat apapun dengan bekal kedisiplinan yang tinggi, sekelompok profesional muda merasakan perlu diadakannya kegiatan-kegiatan yang ditujukan untuk mengantarkan sumber daya manusia menuju tercapainya insan berprestasi, generasi yang berkualitas pikir dan berakhlak yang baik.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan-kegiatan yang dilakukan tersebut diusahakan untuk selalu menghadirkan kebaikan dalam segala aspek kehidupan masyarakat, sehingga bisa menjadi sarana perbaikan keadaan kondisi masyarakat yang belakangan ini sangat memprihatinkan, khususnya dalam bidang pendidikan, seperti rendahnya kualitas pendidikan, rendahnya kualitas akhlak, dan maraknya kejahatan akibat degradasi moral yang terjadi pada masyarakat sekarang ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/salah-satu-pertunjukkan-sendratari-manik-angkeran.jpg)