Pengakuan Pilu Freddie Mercury di Akhir Hayatnya, Tak Lebih Dari Sehari Kemudian Ia Meninggal

Menyusul dengan lagu “Bohemian Rhapsody” dari album A Night at the Opera, Mercury langsung melambung namanya.

Pengakuan Pilu Freddie Mercury di Akhir Hayatnya, Tak Lebih Dari Sehari Kemudian Ia Meninggal
FreeVector.com
Freddy Mercury 

TRIBUN-BALI.COM - Rami Said Malek belum lama ini ditabalkan sebagai aktor terbaik Piala Oscar 2019 karena perannya sebagai Freddie Mercury dalam film biopik Bohemian Rhapsody.

Freddie Mercury merupakan vokalis band rock Inggris, Queen.

Ia dianggap sebagai salah satu musisi paling andal di era musik rock.

Lahir di Zanzibar, Tanzania pada 5 September 1946, Mercury tumbuh dengan berlatih piano di sekolah asrama swasta di India.

Sampai kemudian dia pindah ke Inggris bersama keluarganya di tahun 1960-an. Di tempat baru ia kuliah dan lulus dari Ealing College of Art.

Selama kuliah dia bertemu dan berteman dengan banyak musisi, termasuk Brian May dan Roger Taylor.

Setelah bermain di beberapa band selama bertahun-tahun, Freddie Mercury akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Taylor dan May pada tahun 1970.

Trio ini kemudian mengambil pemain bass baru, John Deacon pada 1971. Lahirlah Queen, yang memulai karier musik mereka pada Juni tahun itu.

Queen merilis album pertama mereka pada tahun 1973. Popularitas baru mereka rengkuh pada album kedua Sheer Heart Attack, pada tahun 1974.

Menyusul dengan lagu “Bohemian Rhapsody” dari album A Night at the Opera, Mercury langsung melambung namanya.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved