Mewali ke Bali, Indra Sjafri Terharu Sambutan Fans dan Manajemen Bali United
Indra Sjafri akan memimpin Timnas Indonesia U-23 menghadapi Bali United dalam laga uji coba di Stadion Kapten Wayan Dipta
Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Budiarti
Timnas U-23 yang baru saja mencetak sejarah juara Piala AFF U-2019 akan menjalani pemusatan latihan sebelum bertolak ke Vietnam menghadapi kualifikasi Piala Asia U-23.
Laga lawan Bali United jadi uji coba terakhir.
"Uji Coba ini bagian dari periodesasi persiapan kami ke kualifikasi Piala Asia U 23 dan AFC. Uji Coba terakhir lawan Bali United," tegasnya.
Tim, kata pelatih asal Padang ini, akan bertolak ke Hanoi 18 Maret 2019 pasca uji coba lawan Bali United.
"Kami akan melihat 23 pemain yang dibawa ke Hanoi dalam laga uji coba ini. Saat ini 30 pemain kami bawa ke Bali," ujarnya.
Baca: Solskjaer Berharap Tuah Camp Nou, Hari Ini Del Piero ke Bali Bersama Trofi Liga Champions
Baca: Pejabat Penting Hadiri Pernikahan Manusia Langka, Menikah Setelah 6 Tahun Pacaran
Dari 30 pemain itu, ada nama Egy Maulana Vikri dan Erza Willian yang berkiprah di Eropa, serta dua pemain muda Bali United Kadek Agung Widnyana dan Febry Eka Putra.
Tahun Kelima Harus Juara
Indra Sjafri berkeinginan suatu saat kembali menjadi pelatih Bali United.
Sesuai program lima tahun yang ditanamkan di Bali United, bahwa tahun kelima Bali United harus menjadi juara.
"Semoga, satu, dua, atau tiga tahun akan datang, saya kembali ke Bali United. Itu harapan saya. Saya berharap program saya lima tahun itu, bahwa tahun kelima juara, ya harus tercapai," tegas Indra Sjafri, kemarin.
Baca: 6 Tanda Kondisi Kesehatan yang Dapat Dilihat dari Kuku
Baca: Pelaku Penembakan di Selandia Baru Tuliskan Beberapa Nama Orang di Senjatanya, Siapa Saja Mereka?
Menurut pelatih yang membawa Timnas U-19 dan U-22 juara Piala AFF 2013 dan 2019 ini, sekarang Bali United sudah berusia empat tahun.
Itu artinya, tahun kelima harus juara.
"Saya pikir manajemen Bali United dalam pengembangan industri sepak bola, layak dijadikan contoh klub lain di Indonesia.
Sekarang prestasi yang harus ditingkatkan. Pembinaan usia muda juga sangat baik. Usia 19 dan 16 berjalan baik di sini," ujar Coach Indra, yang berencana akan sembahyang ke Pura Besakih sebelum berangkat ke Hanoi, Vietnam. (*)