Mewali ke Bali, Indra Sjafri Terharu Sambutan Fans dan Manajemen Bali United
Indra Sjafri akan memimpin Timnas Indonesia U-23 menghadapi Bali United dalam laga uji coba di Stadion Kapten Wayan Dipta
Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Mantan Pelatih Bali United, Indra Sjafri, mewali (kembali) ke Bali.
Tetapi Indra Sjafri kembali bukan untuk menangani Bali United, melainkan datang ke Bali untuk menjajal kekuatan Serdadu Tridatu.
Indra Sjafri akan memimpin Timnas Indonesia U-23 menghadapi Bali United dalam laga uji coba di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/6/2019) besok.
Sesuai jadwal terbaru, kick off laga ini pukul 18.00 Wita dan live di Indosiar.
Indra Sjafri pun merasa kembali ke rumah sendiri.
Baca: TRIBUN WIKI - 10 Bengkel Resmi Astra Motor di Bali, Informasi Lengkap Alamat & Nomor Telepon
Baca: Program Pajak Gratis di Badung Tak Mampu Bendung Alih Fungsi Lahan Pertanian
Karena Bali United merupakan klub profesional pertama dirinya, dan yang dibangun bersama Owner Bali United Pieter Tanuri pada awal 2015.
Ia pun tak sabar kembali merasakan aura suporter Bali United di Stadion Dipta Gianyar.
"Saya kangen semeton fans Bali United di Stadion Dipta Gianyar," ujar ayah dua anak ini.
Indra Sjafri bersama tim asuhannya sudah tiba di Bali, Jumat (15/3/2019) pukul 12.45 Wita.
Saat tiba di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Indra Sjafri merasa terkejut sekaligus terharu.
Baca: Pak Dubes, Kami Selamat, Mahasiswa Indonesia Saksi Penembakan Menyelamatkan Diri ke Rumah Penduduk
Baca: Prioritas Penanganan Rabies di 3 Zona Merah, Gelontorkan Rp 23 M Menuju Bali Bebas Rabies 2020
Fans dan manajemen Bali United memberi sambutan istimewa terhadap pelatih karismatik ini.
Kedatangan rombongan Garuda Muda ini disambut yel-yel saat tiba di terminal kedatangan domestik.
Selanjutnya ada pengalungan bunga kepada pelatih dan semua pemain.
Pelukan hangat dan jabat tangan khas masyarakat Indonesia tergambar di sana.
"Terima kasih ada penyambutan oleh fans dan manajemen Bali United di Bandara Internasional Ngurah Rai," kata Indra Sjafri, pelatih pertama Bali United haru.
Baca: Del Piero Hari Ini ke Bali Bersama Trofi Liga Champions
Baca: Mulyawan Usul Penyaluran Dana Hibah Ditunda, 2 Penggiat Medsos Dilibatkan Raker Bahas Kisruh Bansos
Timnas U-23 yang baru saja mencetak sejarah juara Piala AFF U-2019 akan menjalani pemusatan latihan sebelum bertolak ke Vietnam menghadapi kualifikasi Piala Asia U-23.
Laga lawan Bali United jadi uji coba terakhir.
"Uji Coba ini bagian dari periodesasi persiapan kami ke kualifikasi Piala Asia U 23 dan AFC. Uji Coba terakhir lawan Bali United," tegasnya.
Tim, kata pelatih asal Padang ini, akan bertolak ke Hanoi 18 Maret 2019 pasca uji coba lawan Bali United.
"Kami akan melihat 23 pemain yang dibawa ke Hanoi dalam laga uji coba ini. Saat ini 30 pemain kami bawa ke Bali," ujarnya.
Baca: Solskjaer Berharap Tuah Camp Nou, Hari Ini Del Piero ke Bali Bersama Trofi Liga Champions
Baca: Pejabat Penting Hadiri Pernikahan Manusia Langka, Menikah Setelah 6 Tahun Pacaran
Dari 30 pemain itu, ada nama Egy Maulana Vikri dan Erza Willian yang berkiprah di Eropa, serta dua pemain muda Bali United Kadek Agung Widnyana dan Febry Eka Putra.
Tahun Kelima Harus Juara
Indra Sjafri berkeinginan suatu saat kembali menjadi pelatih Bali United.
Sesuai program lima tahun yang ditanamkan di Bali United, bahwa tahun kelima Bali United harus menjadi juara.
"Semoga, satu, dua, atau tiga tahun akan datang, saya kembali ke Bali United. Itu harapan saya. Saya berharap program saya lima tahun itu, bahwa tahun kelima juara, ya harus tercapai," tegas Indra Sjafri, kemarin.
Baca: 6 Tanda Kondisi Kesehatan yang Dapat Dilihat dari Kuku
Baca: Pelaku Penembakan di Selandia Baru Tuliskan Beberapa Nama Orang di Senjatanya, Siapa Saja Mereka?
Menurut pelatih yang membawa Timnas U-19 dan U-22 juara Piala AFF 2013 dan 2019 ini, sekarang Bali United sudah berusia empat tahun.
Itu artinya, tahun kelima harus juara.
"Saya pikir manajemen Bali United dalam pengembangan industri sepak bola, layak dijadikan contoh klub lain di Indonesia.
Sekarang prestasi yang harus ditingkatkan. Pembinaan usia muda juga sangat baik. Usia 19 dan 16 berjalan baik di sini," ujar Coach Indra, yang berencana akan sembahyang ke Pura Besakih sebelum berangkat ke Hanoi, Vietnam. (*)