Prioritas Penanganan Rabies di 3 Zona Merah, Gelontorkan Rp 23 M Menuju Bali Bebas Rabies 2020

Pemerintah menggelontorakan Rp 23 miliar untuk merealisasikan program Bali Bebas Rabies 2020.

Prioritas Penanganan Rabies di 3 Zona Merah, Gelontorkan Rp 23 M Menuju Bali Bebas Rabies 2020
Tribun Bali/eurazmi
Tim Pengendali Rabies di Banjar Tatakan, Sukawati saat melakukan penyisiran dan vaksinasi terhadap HPR di wilayah banjarnya, Jumat (15/3/2019). 

Dari data yang ia miliki, kasus rabies pada 2018 lalu tercatat 149 kasus. Dari sekian jumlah itu, Karangasem menempati peringkat tertinggi dengan jumlah 42 kasus.

Kasus rabies hingga menyebabkan kematian tercatat ada empat orang dari Karangasem dan Buleleng.

Sementara untuk data tahun 2019, dalam triwulan awal ini sudah terjadi 45 kasus rabies. Karangasem kembali menjadi daerah yang tertinggi dengan jumlah 15 kasus.

Denpasar dan Tabanan masih belum ditemukan kasus rabies. Sedangkan kasus rabies hingga menyebabkan kematian sementara sudah ada satu orang dari Bangli (tidak divaksin).

Dalam upaya percepatan ini, pihaknya dari sisi logistik dan tim sudah siap dan segera melakukan vaksinasi di seluruh pulau Bali. Nantinya, vaksinasi diprioritaskan menyasar daerah zona merah.

Oleh karena itu, komitmen dari petugas tentu membutuhkan kontribusi aktif masyarakat.

Diharapkan warga yang punya hewan peliharaan yang masuk HPR seperti anjing, kucing dan kera agar secara aktif membawa hewan ke posko dan petugas di banjar masing-masing.

Hingga saat ini, pihaknya telah melakukan pelatihan vaksinator terhadap 660 orang yang akan disiagakan selama 30 hari kerja ini.

"Harapan kami dengan tim yang diturunkan untuk program vaksinasi yang lebih giat, intensif dan terkoordinir akan segera menekan terjadinya kasus penyakit rabies" harapnya.

Guncang Ekonomi dan Psikologis
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan RI, I Ketut Diarmita menyatakan berani mengalokasikan dana APBN Rp 18 milar. Ini karena Bali sebagai aset pariwisata nasional.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved