16 Kasus Libatkan WNA Terjadi di Denpasar, Kesbangpol Bentuk Tim Gabungan Pantau Orang Asing

Tim Pemantauan WNA yang dikoordinasi Badan Kesbangpol Kota Denpasar melakukan pemantauan terhadap WNA di wilayah Kota Denpasar

16 Kasus Libatkan WNA Terjadi di Denpasar, Kesbangpol Bentuk Tim Gabungan Pantau Orang Asing
Humas Pemkot Denpasar
Tim Pemantauan WNA yang dikoordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar melakukan pemantauan terhadap WNA di wilayah Kota Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Pemantauan WNA yang dikoordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar melakukan pemantauan terhadap WNA di wilayah Kota Denpasar.

Edy Roman dari Imigrasi Denpasar yang didampingi Dewa Ketut Sugiarta menyampaikan, pihak imigrasi rutin melakukan pengawasan terhadap orang asing.

Dalam kurun waktu tiga bulan pengawasan yang dilakukan untuk orang asing di wilayah Imigrasi Denpasar, yang meliputi 5 kabupaten dan satu kota telah terjadi 40 laporan kejadian yang melibatkan WNA.

Baca: Sudah Putus tapi Masih Stalking Media Sosial Mantan, Bolehkah?

Baca: Nicky Tirta Ungkap Kondisi Pilu Vanessa Angel Kini, Mendekam di Penjara & Putus dari Bibi Ardiansyah

Dari jumlah tersebut Kota Denpasar menduduki urutan ke-2 dengan 16 kejadian setelah Kabupaten Gianyar dengan 17 kejadian.

Selanjutnya diikuti oleh Kabupaten Badung 4 kejadian, Klungkung 2 kejadian dan Tabanan 1 kejadian.

"Tiga bulan pertama tahun 2019 pihak imigrasi telah melakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian terhadap 12 WNA yang melanggar," katanya.

Baca: Polisi Gelar Rekonstruksi Perampokan Money Changer BMC di Benoa, Hadirkan 2 Pelaku WNA Rusia

Baca: Kapan Waktu yang Tepat Memesan Tiket Pesawat agar Dapat Harga Termurah? Berikut Informasinya

Kepala Bidang Kewaspadaan dan Penanganan Konflik Kesbangpol, I Gusti Ngurah Gde Arisudana mengatakan, pendataan dan pemantauan terhadap orang asing yang ada di Kota Denpasar sangat perlu dilakukan, karena WNA pelaku kasus kriminal sebagaimana diberitakan media massa ada yang tinggal di Kota Denpasar.

Dikatakan Arisudana, tim gabungan ini beranggotakan unsur imigrasi, kepolisian, TNI dan OPD terkait.

Diharapkan tim ini dapat melakukan tindakan tegas bila ada WNA yang melanggar aturan yang berlaku.

Baca: TRIBUN WIKI - Hari Kartini hingga Kopassus, Tanggal Penting Bulan April Ini Diperingati Tiap Tahun

Baca: Penemuan Jasad Laki-laki di Dam Tanah Putih, Polisi Temukan Luka Lecet di Kepala

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved