Uji Coba Hari Pertama e-Parkir di Pasar Badung, Server Eror Hingga Terapkan Parkir Manual Kembali
Di pasar Badung terdapat dua akses (pintu) masuk ke pasar yakni lewat Jalan Gajah Mada dan yang kedua lewat Jalan Sulawesi.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pasar Badung, pasar rasa mal ini kini dilengkapi dengan fasilitas e-parkir atau parkir elektronik.
Parkir ini mulai diuji coba hari ini, Rabu (27/3/2019) pukul 04.00 Wita.
"Setelah kita berikan pelatihan pada petugasnya, hari ini mulai uji coba," kata Dirut PD Pasar, IB Kompyang Wiratama saat diwawancarai di Pasar Badung, Rabu (27/3/2019) siang.
Ada beberapa kendala di lapangan yang dihadapi pada uji coba ini.
Salah satu kendalanya yakni trouble pada server.
Bahkan petugas vendor harus melakukan setting ulang terhadap server e-parkir ini karena semuanya tak berfungsi maksimal.
Karcis parkir pun tak keluar dari dalam sistem.
"Ini hari pertama memang banyak kekurangannya. Servernya tidak berfungsi sehingga kami terapkan manual kembali sambil menunggu perbaikan oleh vendor," katanya.
Selain masalah server, belum tersedianya rambu membuat warga bingung.
Beberapa warga bahkan masuk ke jalur mobil sehingga petugas mengrahkan untuk kembali ke jalur motor.
Di pasar Badung terdapat dua akses (pintu) masuk ke pasar yakni lewat Jalan Gajah Mada dan yang kedua lewat Jalan Sulawesi.
Sementara untuk akses keluar pasar hanya ada di Jalan Sulawesi.
Kompyang menambahkan, saat uji coba pada pagi hari sempat terjadi kemacetan dikarenakan pengunjung yang memang ramai.
Ditarget, seminggu ke depan parkir ini sudah berjalan normal.
"Kita uji coba seminggu. Sambil kita pasang rambu juga. Targetnya seminggu sudah clear masalahnya," katanya.
Untuk petugas parkir yang ditugaskan saat ini sebanyak 40 orang.
Sedangkan untuk tarif masih flat yakni Rp 1000 untuk sepeda motor dan Rp 2000 untuk mobil. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/parkir-pasar-badung.jpg)