Perjalanan Menarik Rara Wanita Indigo, dari Keraton hingga Bali, Sosok Ini 'Pintu' Nama Besarnya

Dalam meditasinya, ia selalu melihat sosok seorang Maha Rsi dan karena itu ia selalu ingin pindah ke Bali.

Perjalanan Menarik Rara Wanita Indigo, dari Keraton hingga Bali, Sosok Ini 'Pintu' Nama Besarnya
TRIBUN BALI/ I NYOMAN MAHAYASA
Peramal, RR Istiati Wulandari tinggal di sebuah apartemen di Jalan Ciung Wanara I Nomor 7, Denpasar, Bali. Ditemui di kediamannya, Minggu (31/3/2019) siang, Rara panggilan akrabnya, menceritakan kisah hidupnya hingga menjadi seorang pembaca tarot sekaligus pawang hujan. 

Mengenal Rara Wanita Indigo, Pernah Dibayar Rp 5 Ribu, Bertemu Cok Rat Jadi 'Pintu' Sukse hingga Dipercara Pejabat Negara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang peramal, RR Istiati Wulandari tinggal di sebuah apartemen di Jalan Ciung Wanara I Nomor 7, Denpasar, Bali.

Ditemui di kediamannya, Minggu (31/3/2019) siang, Rara panggilan akrabnya, menceritakan kisah hidupnya hingga menjadi seorang pembaca tarot sekaligus pawang hujan.

"Saya memang dari kecil indigo. Keluarga saya RR itu Raden Rara trah Solo Jogja," sebut Rara.

"Dari kecil diajarkan dunia spiritual. Konon zaman dulu eyang kakung punya adik setiap tahun tepatnya satu suro menghendel upacara di Keraton Solo."

"Dan setiap tahun ada adu-adu ilmu, siapa yang menang, dia yang handel upacaranya termasuk masalah pawang hujan," kata Rara.

Pada periode selanjutnya, eyang kakungnya tersebut menugaskan ayah Rara untuk melanjutkan tradisi tersebut.

Namun sang ayah kurang suka dengan hal tersebut. Sang ayah akhirnya mengajari dirinya.

Rara pun mulai tahun tentang hal-hal yang bersifat gaib.

Sang ayah tahu bahwa Rara adalah anak indigo atau di Bali disebut melik.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved