Bawaslu Sayangkan Pelatihan Saksi Partai Minim Peminat

Dalam memaksimalkan pengawasan saat Pemilu 17 April 2019 nanti, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengundang para saksi partai untuk diberikan pelatihan

Bawaslu Sayangkan Pelatihan Saksi Partai Minim Peminat
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Mahasiswa Warmadewa melakukan sosialisasi pemilu 2019 secara door to door ke rumah warga di kawasan Dangin Puri, Denpasar,Rabu (10/4/2019). Sosialisasi Pemilu ini bertujuan mengajak masyarakat berpartisipasi untuk menggunakan hak pilih. 

Pihaknya pun sudah berupaya menyurati partai politik.

Sayangnya, hanya sedikit yang merespons.

“Kami sudah berusaha surati partai politik awal Februari. Awal Maret kami rekap berapa partai politik yang sudah menyerahkan saksi parpol. Nah, ndak ada yang merespons di gelombang pertama. Kami surati lagi, tidak ada yang merespons hingga akhir bulan, kecuali tiga itu,” ucapnya.

Baca: Populasi Membeludak di Peternak Gianyar, Harga Daging Babi di Pasaran Merosot

Baca: Best Premier Agung Ubud Gelar Donor Darah, Target 50 Kantong Darah

Menurutnya, pelatihan saksi tersebut tidak berbayar alias gratis.

Bahkan segala sesuatunya disiapkan Bawaslu.

Namun disinggung apakah itu wajib, pihaknya mengatakan tidak.

Hanya saja menurut pejabat asal Munggu itu, partai politik kini banyak yang melaksanakan pelatihan saksi secara mandiri.

Namun buku saku yang berisi panduan saksi disiapkan oleh Bawaslu.

"Kalau sendiri, yang pasti biayanya sudah pasti sendiri, ditanggung partai itu sendiri," jelasnya.

Bahkan, ia juga mengatakan pengawas TPS yang sempat kurang, menurutnya kini telah terpenuhi.

Sehingga setiap TPS di Badung akan lengkap dengan pengawas TPS.

“Sudah lengkap dan sudah dilantik. Termasuk sudah bintek. Jumlahnya 1.413 sesuai dengan undang-undang, minimal 25 tahun minimal SMA,” tungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved