Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WIKI BALI

TRIBUN WIKI - 4 Ilmu Gaib yang Masih Dipercaya dan Digunakan di Bali

Meski zaman sudah semakin canggih, ilmu mistis atau ilmu gaib hingga kini masih dipercaya di Indonesia bahkan di Bali.

Net
Ilustrasi leak 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski zaman sudah semakin canggih, ilmu mistis atau ilmu gaib hingga kini masih dipercaya di Indonesia bahkan di Bali.

Ilmu tersebut pun terus berkembang dan dipercaya dapat memengaruhi kehidupan seseorang. 

Bagi kalian yang masih percaya, berikut Tribun Bali rangkum empat ilmu gaib yang masih dipercaya oleh masyarakat Bali.

1. Ilmu Pangeleakan

Di Bali sejak dulu telah dikenal adanya leak.

Walaupun tak banyak orang yang bisa menjumpai wujud leak, tapi kebanyakan orang percaya bahwa ilmu leak itu ada.

Dalam buku Leak Ngamah Leak karangan I Wayan Yendra (Mangku Alit Pakandelan), pada halaman 55 disebutkan terdapat empat cara orang bisa mendapatkan ilmu pangeleakan.

“Pertama, dengan cara meminjam sabuk pangleakan pada bapak, ibu, kakek, nenek, kumpi, saudara, teman, dan sebagainya. Maka dengan menggunakan sabuk itu, anda akan bisa ngeleak,” tulis Yendra dalam buku itu.

Selain itu, cara kedua yaitu dengan jalan membeli pada seorang balian pangiwa.

Ketiga dengan cara berguru pada balian pangiwa atau orang yang bisa ngeleak.

Baca: Ngereh, Tahapan Berubah Wujud Leak, Ketahui Juga Sarana Penangkeb hingga Cetik

Baca: TRIBUN WIKI - Ini 25 Jenis Cetik atau Racun Tradisional Bali, Crongcong Polo Paling Mematikan

Dan yang keempat yaitu dengan cara belajar sendiri dari lontar atau buku tentang pangeleakan.

Selain itu, dalam wayang Cenk Blonk yang berjudul Ludra Murti dengan dalang I Wayan Nardayana juga dikatakan oleh tokoh Tualen ada empat jenis pangeleakan.

Pangeleakan jenis pertama disebut pangeleakan dewa, yaitu pangeleakan anugrah Dewa karena melakukan tapa semadi.

Yang kedua pangeleakan melajah, yang didapat melalui proses pembelajaran dengan mempelajari tutur aji ugig, dharma weci, atau berguru.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved