Pameran Art for Orangutan Pertama Digelar di Bali, Rio Dewanto Beli Karya Instalasi dari Bambu
Setelah saya lihat karya ini, saya ingin adopsi, wah ternyata diizinkan untuk membeli. Bagus sekali
Penulis: Uploader bali | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
I Wayan Sudarma Putra menampilkan karya yang berbeda dari yang lain, karena umumnya pameran ini adalah pameran lukisan.
Anyaman bambu berbentuk kepala orangutan menjadi karya andalannya.
"Saya membuat itu selama satu minggu, bahan dasarnya bambu dan saya membuatnya dengan pisau dan parang, kesulitannya itu saat membuat anatominya, jadi bentuk mata bentuk hidung harus benar-benar menyerupai orangutan, cerita pria yang akrab dipanggil Nano ini.
Merasa tertarik dengan karya Nano, akhirnya Rio Dewanto yang datang ke acara itu memutuskan untuk membeli karya seni anyam bambu itu.
Baca: Ada Usaha Mengembalikan Orangutan dan Hewan yang Dirawat Manusia ke Alam Liar, Apa hasilnya?
"Setelah saya lihat karya ini, saya ingin adopsi, wah ternyata diizinkan untuk membeli. Bagus sekali," ujar pemeran Filosifi Kopi itu.
"Kebetulan di kantor sudah banyak lukisan dan saya belum punya karya instalasi seperti itu, ya semoga lain waktu saya bisa membeli karya temen-temen yang lain," ujarnya lagi.
Art For Orangutan Bali rencananya akan berlangsung selama 4 hari. Art For Orangutan Bali berlangsung tanggal 21, 23, 25, dan 28 April sebagai acara akhir yang akan di gelar di Rumah Sanur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gede-robi-navicula-sedang-membuka-acara-pameran-art-for-orangutan-bali-afo.jpg)