Alit Wiraputra Santai & Lepas Saat Diklarifikasi Penyidik, Segera Laporkan 3 Orang dalam Kasus Ini
Babak baru kasus dalam dugaan kasus penipuan Pengurusan Perizinan Pelebaran Kawasan Pelabuhan Pelindo III Benoa kembali memunculkan dugaan kasus baru.
Penulis: Busrah Ardans | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Babak baru kasus dalam dugaan kasus penipuan Pengurusan Perizinan Pelebaran Kawasan Pelabuhan Pelindo III Benoa kembali memunculkan dugaan kasus baru.
Usai nota dinas yang dibuat Ditreskrimum Polda Bali kemudian diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Bali dalam hal ini kepada Bidang Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Bali, kini telah ditindaklanjuti tim Tipidkor.
Para penyidik Subdit III Tipidkor, Ditreskrimsus Polda Bali melakukan pertemuan dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesai (Kadin) Bali Alit Wiraputra di Lantai 4, ruangan penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bali, Senin (22/4), dengan maksud mengklarifikasi.
Nota dinas yang diserahkan Ditreskrimum tersebut berkaitan erat dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang berawal dari dugaan kasus Alit sebelumnya.
Baca: PDIP Menang Telak Pileg 2019 di Bali, Moncong Putih Kuasai DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi
Dengan baju tahanan bernomor 217, Alit tampak duduk di ruangan penyidik. Baju dengan tulisan "Tahanan Polda Bali" tersebut dilepaskan dan digantung di kursi oleh Alit saat dimintai klarifikasi tim Subdit Tipidkor.
Dari luar ruangan, dirinya tampak santai. Dengan mengenakan baju biru, celana pendek, Alit juga terlihat mengenakan sandal jepit.
Wajahnya tidak terlalu muram. Dengan percakapan lepas, Alit membeberkan apa saja yang ditanyakan penyidik.
Didampingi dua kuasa hukum, Alit tampak lancar berbicara. Wayan Santoso dan Abidin mengapit kliennya itu.
Selama proses klarifikasi dengan penyidik sejak pukul 10.00 Wita, Alit baru selesai sekitar pukul 17.30 Wita.
Dengan wajah yang santai dan tersenyum, Caleg DPR RI dari Partai Gerinda ini pun menghampiri beberapa awak media yang telah lama menunggunya.
Baca: Aktivitas Gunung Agung Meningkat Seminggu Terakhir, PVMBG Sebut Sejuta Meter Kubik Magma Bergerak
Dirinya pun mengungkapkan berencana akan melaporkan beberapa orang yang sudah pernah disebutkannya beberapa waktu lalu kala diamankan Polda Bali.
"Kalau untuk upaya pelaporan saya sudah serahkan ke pengacara. Terus kemudian, untuk proses yang dilakukan hari ini, itu saya masih klarifikasi. Jadi hanya dimintai keterangan, kira-kira ada nggak aliran dana itu ke mana-mana," katanya.
"Rencananya, minggu ini ya, akan kita laporkan. Bukti sudah kita punya semua. Dan dugaannya, penggelapan dana. Yang itu, soal aliran dana itu. Kan sudah disampaikan pak Dirkrimum kan? Nah di sini juga saya sudah sampaikan," kata dia sambil mengiyakan, saat disinggung nama-nama yang pernah blak-blakan disebutnya.
Ia menjelaskan, dirinya dilontari belasan pertanyaan yang menurutnya santai dan dinikmatinya.
"Tadi ditanya sama penyidik cuma 15 pertanyaan. Kita ngobrol di sini dengan santai, dengan riang, dan mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik. Dan di sini malahan saya dapat semangat, ayo maju terus, gitu," jelasnya sembari tersenyum dan tertawa kecil.
Baca: Lahir Selasa Pon Klawu Suka Pamer, Namun Memiliki Jiwa Sosial, Begini Peruntungannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/alit-wiraputra-saat-diklarifikasi-pihak-subdit-iii-tipidkor-ditreskrimsus-polda-bali.jpg)