Tipu Sudiasih Rp 300 Juta, Korban Balik Jebak Rp 3 Miliar, saat Lakukan Aksi Tim Resmob Tangkap Abu

Abu dan Agus diduga melakukan penipuan terhadap korban bernama Ni Ketut Sudiasih (53) yang beralamat di Denpasar.

Tipu Sudiasih Rp 300 Juta, Korban Balik Jebak Rp 3 Miliar, saat Lakukan Aksi Tim Resmob Tangkap Abu
Tribun Bali/Busrah Ardans
Tersangka Abu Hari dan Agus Jauhari diamankan Polda Bali 

"Tidak bisa, tidak bisa Pak. Sumpah Pak, tidak bisa Pak. Tidak ada mantranya Pak.

"Di dalam kamar itu cuma ditukar, Pak, ya ditukar itu. Itu tidak ada mantra-mantra, pura-pura saja. Enggak baca apa-apa, cuma tangan berdoa dan digetarkan," aku Abu Hari sembari terus tertunduk.

Dirreskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan terus mencoba menanyakan mantra apa yang digunakan Abu Hari saat mengakali korban, namun tersangka hanya diam dan menjawab pertanyaan dengan suara pelan.

Diduga malu, Abu Hari pun tidak mempraktikkan mantranya.

Hanya dengan tangan bergetar-getar menyerupai seorang yang memohon doa, dia menunjukkan begitulah aksinya.

Andi Fairan menjelaskan, awalnya laporan masuk ke Polda Bali, pada (11/4/2019) yang mana pelapor atau korban bernama Ni Ketut Sudiasih mengalami penipuan pada bulan Maret 2019 lalu.

Baca: Ada Suara Mirip Logat Bali, Video Mesum Sepasang Remaja Hebohkan Warga Bali

Baca: Beredar Video Adegan Dewasa Diduga Terjadi di Bali, Cyber Crime Polda Bali: Kami Sudah Take Down

"Jadi tersangka ini, konon di desanya memang dikenal dengan kemampuan menggandakan uang. Tersangka lainnya, yang merupakan supir selama ini membantu dalam proses penipuan. Dan lagi seorang yang bernama Gusti Ngurah sebagai peluncur atau agen dari tersangka masih kita kejar pelariannya.

"Awalnya, ipar korban bercerita ke Gusti Ngurah kalau korban berada dalam masalah keuangan, kebetulan ipar korban berteman dengan Gusti Ngurah ini. Dia menanyakan apakah ada solusinya yang bisa memulihkan kondisi keuangan. Si agen itu kemudian menjawab akan dipertemukan dan dibantu dengan Pak Abu Hari ini dengan menyebut kemampuan menggandakan uang," jelas Fairan di hadapan wartawan.

Akhirnya, lanjut dia, diberikan kontak telepon dan kemudian menjalin komunikasi.

"Mereka sepakat bertemu korban. Cara pertama untuk meyakinkan korban adalah, Abu Hari membawa dua dompet kembar yang satunya sudah dimasukkan uang Rp 4,1 juta. Dan disampaikan kepada korban untuk menyiapkan dana Rp 4,1 juta juga dan mencatat nomor seri uang milik korban. Mereka kemudian masuk ke dalam kamar dan mengadakan jumpi-jumpi (mantra). Saat itu uang milik korban ditukar dengan uang milik tersangka. Uang milik korban disimpan di lemari dan dia memberikan uangnya kepada korban kemudian langsung diajak ke ATM untuk setor tunai. Akhirnya uang itu masuk ke rekening milik korban.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved