Winnie Yusnisa Digigit Anjing Piaraannya, Rabies Juga Menyerang Warga Budakeling

Kasus gigitan anjing rabies kembali terjadi di Kelurahan Semarapura Kelod, Kabupaten Klungkung dan Budakeling, Kecamatan Bebandem, Karangasem

Winnie Yusnisa Digigit Anjing Piaraannya, Rabies Juga Menyerang Warga Budakeling
Dinas Kesehatan Klungkung
Winnie Yusnisa (40), warga yang tinggal di Jalan Gumitir I, Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung ketika mendapatkan SAR di Puskesmas Klungkung I, Sabtu (20/4/2019). Ia harus mendapatkan SAR karena digigit anjing peliharaannya yang positif rabies. 

Terus menggigit rantai, merintih, kejang-kejang dan langsung mati.

Winnie pun meminta SAR pada petugas Puskesmas Klungkung I.

Staf Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Klungkung mengambil sampel otak dari anjing itu untuk selanjutnya diperiksa di Balai Besar Veteriner Denpasar, Minggu (21/4/2019). 

"Hasilnya anjing itu memang positif rabies," jelas Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Klungkung, AA Raka Arnawa.

Menindaklanjuti hal tersebut, petugas Keswan pun menelusuri riwayat  anjing tersebut. Diketahui anjing itu belum pernah mendapatkan vaksin.

Gigitan anjing rabies ini merupakan kasus ketiga di Klungkung dan kedua kalinya di lingkungan Semarapura Kelod selama tahun 2019.

Kasus gigitan pertama terjadi Minggu (6/1/2019).

Anjing peliharaan menggigit enam warga Lingkungan Ayung, Kelurahan Semarapura Kelod.

Kasus serupa pun menimpa seorang warga asal Banjar Tulang Nyuh, Desa Tegak, Klungkung, Jumat (8/2/2019) lalu.

Baca: Darah Tinggi karena Kelelahan, Dinkes Terjunkan Tim Medis Periksa Kesehatan Petugas Pemilu 2019

Baca: Manchester City Memenangi Derbi Manchester, Persaingan Juara Liga Inggris Kembali Memanas

Ia digigit anjing peliharaannya yang telah dilepasliarkan.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved