Dishub Denpasar Usulkan Penambahan 4 Armada Bus Sekolah
Awal tahun 2019 ini, tepatnya bulan Maret 2019, Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah menambah dua armada bus sekolah
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Awal tahun 2019 ini, tepatnya bulan Maret 2019, Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah menambah dua armada bus sekolah.
Kedua bus tersebut berukuran sedang yang mampu menampung maksimal 40 orang siswa.
Kepala UPT Transfortasi Darat Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Dewa Ketut Adi Pradnyana saat dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (15/5/2019) siang mengatakan, pertengahan tahun 2019 ini akan ada penambahan 4 unit armada bus sekolah.
Pihaknya pun sudah mengajukan usulan terkait penambahan armada tersebut.
"Tahun 2019 kita sudah mengajukan ke kementerian sebanyak 2 unit. Dengan APBN mudah-mudahan pertengahan tahun ada keputusan," kata Dewa Adi.
Selain itu, pihaknya juga mengajukan satu unit bus sekolah ke CSR yakni Bank BPD Bali sebanyak satu unit dan satu unit lagi akan menggunakan dana APBD Kota Denpasar.
Baca: Suster Clementia Terkejut Lihat Bayi Di Dalam Tas Yang Tergantung di Pagar Panti Asuhan Sidhi Asthu
Baca: Tradisi Ngarap Sawa Prati Sentana Sri Arya Sentong, Membakar Semangat Arak Mayat ke Kuburan
"Sehingga total ada empat unit. Ini untuk menambah armada yang sudah ada sehingga bisa menjangkau wilayah Denpasar Barat," katanya.
Empat armada yang diusulkan tersebut dua unit berukuran sedang dan dua unit lainnya berukuran kecil.
Menurutnya, untuk bus ukuran sedang mampu menampung maksimal 40 siswa, sedangkan bus yang berukuran kecil mampu menampung maksimal 25 orang siswa.
Adapun fasilitas di dalam bus sekolah ini yakni Wi-Fi, kamera CCTV, aplikasi untuk memonitor keberadaan anak, dan juga GPS.
Saat ini, Denpasar baru memiliki 8 armada bus sekolah dengan dua armada berukuran 2 bus sedang dan 6 bus kecil.
Sementara untuk siswa pengguna bus sekolah per hari rata-rata 600 siswa.
"Kalau hari sekolah efektif bisa sampai 700, tapi kalau sekarang karena banyak yang libur ada pada kisaran 500 siswa," katanya.
Baca: Identitas Wanita Korban Mutilasi di Malang Masih Misteri, Telapak Kaki Korban Ada Tulisan Ini
Baca: Pemprov Kembali Buka Lowongan Penyuluh Bahasa Bali, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Pendaftar!
Sejak mulai diterapkannya layanan bus sekolah di Kota Denpasar tahun 2017, hingga kini masih ada dua wilayah yang belum tersentuh layanan bus sekolah.
Wilayah tersebut yakni Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Selatan.
Dewa Adi mengatakan trayeknya diprioritaskan untuk sekolah yang tak ada layanan angkutan umum sama sekali.
Sementara untuk wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Selatan angkutan umumnya masih aktif.
"Untuk Denpasar Selatan masih aktif angkutan umumnya yang dari Sanglah ke Benoa dan sekolah banyak dilintasi angkutan umum. Anak-anak juga banyak yang menggunakan angkutan umum di sana. Jadi prioritas kedua itu, yang utama yang tidak ada layanan sama sekali," kata Dewa Adi.
Untuk tahun 2019 dan 2020 ini akan dituntaskan untuk trayek Denpasar Barat.
Baca: Rumah Pribadi Menteri PUPR Kena Gusur Proyek Tol, Mahfud MD Salut Pada Sosok Basuki Hadimuljono
Baca: Denpasar Barat dan Denpasar Selatan Masih Belum Tersentuh Layanan Bus Sekolah
Sementara tahun 2021 ditarget trayek untuk Denpasar Selatan.
"Denpasar Selatan masuk tahap ketiga, paling terakhir," imbuhnya.
Pihaknya menargetkan tahun 2021 semua wilayah Denpasar sudah dilalui trayek bus sekolah.
"Yang jelas 2021 target ke seluruh kecamatan di Denpasar. Tapi tingkat pemenuhannya belum bisa 100 persen karena masalah armada," katanya.
Pihaknya menyebut, dibutuhkan minimal 40 armada untuk melayani semua siswa di empat kecamatan yang ada di Denpasar.
Untuk awal tahun 2019 ini pihaknya mengatakan sudah ada tambahan satu trayek bus sekolah di Kota Denpasar.
Trayek tersebut yakni ke wilayah Ubung dengan menyasar SDN 5 Ubung, SDN 1 Ubung, dan SMP PGRI 8 Denpasar yang dimana wilayah ini masuk Denpasar Barat bagian utara.
"Di awal 2019 baru 3 sekolah. Sehingga total sekolah yang dilayani bus sekolah ini ada 21 sekolah," kata Dewa Adi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/layanan-bus-sekolah-di-kota-denpasar1.jpg)