2 Pembantu Diduga Korban Penyiksaan Majikan di Gianyar Trauma, Eka Ungkap Wanita Penolongnya Ini

Kondisi fisik dua pembantu rumah tangga yang diduga mengalami tindakan kekerasan Eka Febriyanti (21) dan Santi Yuni Astuti (20), mulai membaik.

2 Pembantu Diduga Korban Penyiksaan Majikan di Gianyar Trauma, Eka Ungkap Wanita Penolongnya Ini
Kolase Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Seorang PRT bernama Eka Febriyanti yang mengalami penyiksaan hingga luka bakar pada bagian tubuhnya diduga akibat disiram air panas majikannya di Gianyar, Bali kembali melaporkan kasusnya ke Polda Bali, Rabu (15/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Kondisi fisik dua pembantu rumah tangga yang diduga mengalami tindakan kekerasan Eka Febriyanti (21) dan Santi Yuni Astuti (20), mulai membaik.

Meski demikian, mereka masih mengalami trauma.

Supriyono, kuasa hukum korban mengatakan, Eka dan Santi kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda jawa Timur.

Ia akan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum di proses penuntutan nanti supaya ada tuntutan denda selain sanksi pidana terhadap pelaku.

"Sanksi denda itu untuk mengganti kerugian fisik dan psikis yang dialami Eka," ungkap Supriyono, Minggu (19/5).

Baca: Terkuak Ini Alasan Santi Siram Air Panas PRT di Gianyar, Polisi Tetapkan Majikan & Satpam Tersangka

Kata dia, Eka Febriyanti sudah mulai mengingat punya saudara kembar bernama Eko Febriyanto.

Eka juga mengingat berkali-kali pernah disiram air panas. Sebelumnya ia mengaku hanya sekali saja.

"Jadi kondisi psikisnya ini sangat terganggu," katanya.

Ia pun mengaku tak paham, sampai kapan Eka mengalami kondisi seperti ini.

Supriyono sempat bertemu keluarga Eka, di Kecamatan Kalisat, Jember, Sabtu (18/5/2019).

Baca: Babak Baru Kasus Penyiraman Air Panas PRT di Gianyar Bali, Pengacara Minta Bantuan LPSK & Komnas HAM

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved