Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Raih Penghargaan dari PBB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapat penghargaan atas PetaBencana.id pada ajang United Nations Public Sector Award

BNPB
BNPB 

TRIBUN BALI.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapat penghargaan atas PetaBencana.id pada ajang United Nations Public Sector Award atau UNPSA 2019.

PetaBencana.id ini menjadi pemenang untuk kategori Ensuring Integrated Approaches in Public Sector Institutions.  

Penghargaan ini digagas Badan PBB untuk Masalah Ekonomi dan Sosial atau United Nations Department of Economic and Social Affairs.

Program yang digiatkan oleh badan ini yaitu menciptakan 17 tujuan sebagai Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan yang ditargetkan hingga 2030 ini salah satu membahas mengenai climate action.

Climate action ini sangat terkait dengan isu perubahan iklim yang dirasakan oleh seluruh dunia. Kategori yang dimenangkan oleh PetaBencana.id ini merupakan bagian dari topik SDGs pada tujuan climate action tersebut. 

Sementara itu, produk PetaBencana.id merupakan salah satu dari beberapa produk kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah yang dikirimkan melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 

Baca: Kepala Rudenim Denpasar Sosialisasi ke Kodim Karangasem

Baca: Siaga Bencana Kebakaran di Rumah Sakit, RSUP Sanglah Gelar Simulasi Red Code

 
Produk-produk inovasi yang dikirimkan sejak November 2018 lalu baru saja diumumkan pada bulan ini. 

Kepala BNPB Doni Monardo sangat mengapresiasi seluruh jajaran BNPB yang mendapat mendapat penghargaan dari PBB tersebut. 

“Dalam prosesnya itu tidak mudah dan banyak sekali saingan dan ketat kompetisinya, baik di tingkat nasional apalagi di regional karena setiap negara banyak yang mengirimkan inovasi yang sudah dilakukan sesuai dengan sub tema yang ada. Ternyata yang mendapat penghargaan PetaBencana.id dan BNPB," ujar Doni Monardo, Selasa (21/5/2019) melalui rilis resminya.

Doni menambahkan, kita perlu bangga di tengah kondisi situasi politik saat ini, BNPB dapat memberikan  kontribusi dengan membawa nama baik Indonesia dengan penghargaan dari PBB.

“Tentu ini membanggakan kita semua. Indonesia telah banyak diakui capaian yang dihasilkan. Tentu kita perlu terus mengembangkan ke depan,” ungkapnya.

Baca: Sekda Bali Jamin Pemberian THR ASN, Layanan RS & Kebencanaan Tetap Berjalan Saat Libur Panjang

Baca: Kementerian Luar Negeri Jerman Puji Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Bali

PetaBencana.id merupakan platform yang memuat peta kebencanaan, khususnya banjir, di wilayah Jabodetabek, Kota Bandung dan Kota Surabaya.

Platform yang sifatnya gratis dan open source ini dikembangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) Urban Risk Lab. 

Platform inovatif ini memungkinkan para pengguna untuk aktif dalam melaporkan keadaan banjir di wilayahnya secara realtime.

Namun laporan tersebut akan diverifikasi dan disebarkan secara langsung melalui peta publik.

Pengguna media sosial dan aplikasi pesan instan kini dapat melaporkan situasi banjir di sekitar dengan mudah. 

Pengguna Twitter cukup mengirim cuitan ke @petabencana dengan #banjir dan BencanaBot akan otomatis memandu pengguna untuk mengisi laporan. 

Pengguna Telegram juga dengan mudah untuk melaporkan banjir dengan mengirim pesan “*/banjir*” ke @BencanaBot, yang akan membantu pengguna membuat laporan.

Baca: Bali Terbaik Dalam Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Libatkan Hotel Melalui Sertifikasi Siaga Bencana

Baca: Dari Januari hingga April 2019, 1.586 Bencana Terjadi Di Indonesia

Pengguna dapat menambahkan deskripsi, foto, tinggi banjir dan detail lokasi dalam laporan. 

PetaBencana.id tidak hanya mengumpulkan laporan hasil crowdsourcing dari media digital tetapi juga informasi terkait infrastruktur bencana.

Peta dapat juga menampilkan tinggi muka air di pintu air dan lokasi pompa terdekat sebagai layer, sebagai gambaran lebih menyeluruh tentang situasi banjir.

Selain menggunakan kode pada media sosial Twitter, PetaBencana.id merupakan satu-satunya platform yang mengintegrasikan kanal media sosial popular lainnya, seperti Telegram, Qlue, PasangMata detik.com, dan Z-alert.

Media sosial sudah berkembang cukup canggih dewasa ini. Ini memungkinkan komunikasi terintegrasi dengan media sosial dan teknologi digital yang ada sekarang ini.

Oleh karena itu, masyarakat dapat berkontribusi dalam membantu memberikan informasi ancaman maupun bencana banjir di wilayahnya. 

Baca: BMKG Peringatkan 16 Provinsi Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologis Hingga 6 Mei Termasuk Bali

Dengan berbagi informasi bencana, warga dapat menolong satu sama lain untuk mengambil keputusan berdasarkan informasi terkini.

Warga dapat juga membantu instansi berwenang dalam penangana bencana, termasuk BNPB, BPBD dan stakeholder untuk penangan bencana yang efektif dan efisien.

Selain kategori yang dimenangkan PetaBencana.id, kategori yang dilombakan yaitu offering inclusive and equitable services for not leave anyone behind, Developing effective and responsible public institutions, Promoting digital transformation in public sector institutions, dan Promoting gender-sensitive public services to achieve the SDGs.(*)
 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved