Jelang Pemilihan Perbakel Serentak di Denpasar, Begini Syarat yang Sedang 'Digodog' di DPRD

Perbekel di Kota Denpasar akan dilaksanakan secara serentak pada Oktober 2019 mendatang yang diikuti 23 Desa.

Jelang Pemilihan Perbakel Serentak di Denpasar, Begini Syarat yang Sedang 'Digodog' di DPRD
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Suasana rapat pembahasan Ranperda Kota Denpasar tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pemilihan Perbekel

"Untuk BPD, anggoatanya minimal 5 dan maksimal 9, dimana sekurang-kurangnya harus ada satu perempuan. Wajib ada satu perempuan," katanya.

Juga dikatakan bahwa calon Perbekel tak harus berdomisili di desa tersebut.

Asalkan memiliki KTP atau sebagai Warga Negara Indonesia dan memahami budaya dan keadaan sosial desa bisa ikut mencalonkan diri.

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariana Wandira juga menanyakan cara seleksi calon Perbekel jika mereka sama-sama memiliki kompetensi dan kapasitas yang sama.

"Jika seandainya ada dua calon yang akan diseleksi memiliki kapasitas, kemampuan dan kompetensi sama dan akan dipilih salah satunya bagaimana caranya? Kita harus merumuskan hal tersebut," katanya.

Anggota Dewan dari Fraksi PDIP, I Putu Tjawi mengusulkan agar seleksi tersebut dilakukan dengan jalan melakukan tes tulis.

Mengingat tak mungkin bisa dilakukan dengan jalan tes wawancara karena hasilnya sangat subjektif.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kadis PMD, IB Alit Wiradana mengatakan bisa saja seleksinya dengan jalan tes tulis.

"Kalau kapasistasnya sama, bobot, kemampuannya, andaikata sama, kita kan prinsifnya harus profesional bawa visi misi, mungkin bisa dengan tes tulis," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved