Jual Burung Elang di Facebook, Komang Winata Diamankan Polresta Denpasar & Terancam Hukuman 5 Tahun

I Komang Gede Winata diamankan petugas Polresta Denpasar karena menjual burung Elang melalui Facebook

Jual Burung Elang di Facebook, Komang Winata Diamankan Polresta Denpasar & Terancam Hukuman 5 Tahun
Polresta Denpasar
Polresta Denpasar saat mendatangi rumah I Komang Gede Winata, yang diamankan karena menjual burung elang melalui Facebook. Jual Burung Elang di Facebook, Komang Winata Diamankan Polresta Denpasar & Terancam Hukuman 5 Tahun 

Jual Burung Elang di Facebook, Komang Winata Diamankan Polresta Denpasar & Terancam Hukuman 5 Tahun

Laporan Wartwan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Komang Gede Winata diamankan petugas Polresta Denpasar karena menjual burung Elang melalui Facebook.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddy Setiawan menjelaskan kronologisnya.

Pada Selasa (28/6/2019) sekira pukul 10.00 Wita, Polresta Denpasar menemukan seseorang menjual satwa dilindungi jenis burung Elang, yang dipasarkan melalui Facebook dengan nama akun Winata Nag Nusaindah.

Pada akun tersebut, satwa yang dilindungi itu dipasarkan beserta foto, bahkan dipromosikan ke beberapa grup jual beli yang terdapat di Facebook, salah satunya adalah Grup Kicau Mania.

Baca: Periode Januari-Mei 2019, Rute Internasional Dominasi Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai

Baca: Pemuda 19 Tahun Kesal Pacarnya Tidak Mau Diajak Nikah, Hingga Nekat Membunuh

"Setelah ditelusuri, akun Facebook tersebut diketahui milik I Komang Gede Winata dengan alamat Jalan Nusa Indah Gg IV No 4 Banjar Abian Kapas Tengah, Denpasar Timur, Kota Denpasar. Saat dilakukan pengecekan terhadap alamat tersebut, diketahui satwa yang dilindungi dipasarkan melalui media sosial tersebut, terikat di halaman tengah rumah I Komang Gede Winata. Kemudian yang bersangkutan beserta barang bukti kami amankan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujarnya, Rabu (12/6/2019).

Burung Elang yang dipromosikan I Komang Gede Winata di Facebook.
Burung Elang yang dipromosikan I Komang Gede Winata di Facebook. (Polresta Denpasar)

I Komang Gede Winata dikenai Pasal 42 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konsevasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

"Ya, terkena tindak pidana menyimpan, memiliki, memelihara, satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup dan diancam hukuman 5 tahun serta denda paling banyak Rp 100 juta," ujarnya.

Baca: DLHK Rencanakan Semua TPS di Denpasar Diganti dengan TPS Underground

Baca: Roro Fitria Tulis Surat dari Dalam Penjara, Ini Keinginannya

"Untuk saat ini barang bukti seekor burung elang dibawa ke Badan KSDA Provinsi Bali," tambahnya.

Secara terpisah Kasubag TU BKSDA Bali, I Ketut Catur Marbawa mengatakan, pihaknya akan melakukan perawatan terlebih dahulu sebelum dilepasliarkan.

"Jadi idealnya, burung Wlang tersebut akan dirawat dan dilatih sebelum dilepasliarkan. Kalau langsung dilepas takutnya tak bisa survive. Ya kita latih dahulu instingnya di alam liar, seperti menangkap mangsa. Karena kan belum terbiasa," ujarnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved