Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

KRONOLOGI LENGKAP Siswi SD Terjun dari Lantai 3 Pasar Serangan, Bukan Perayaan Ulang Tahun

KRONOLOGI LENGKAP Siswi SD Terjun dari Lantai 3 Pasar Serangan, Bukan Perayaan Ulang Tahun

Tribun Bali/ISTIMEWA/VIDEO WARGA
KORBAN - Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan orang tua korban, MK (40), terungkap bahwa sebelum kejadian, KA mengajak teman-temannya ke lokasi dan mengatakan akan ada 'surprise'. Korban berada di lokasi bersama lima orang temannya sebelum nekat lompat. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Misteri aksi nekat KA (13), siswi kelas 6 SD yang melompat dari lantai tiga Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar mulai menemui titik terang baru.

Terungkap bahwa korban sengaja mengajak rekan-rekannya ke lokasi kejadian dengan menjanjikan sebuah kejutan atau "surprise" sebelum akhirnya terjun bebas pada Minggu sore kemarin.

Fakta baru ini mematahkan narasi awal yang menyebutkan adanya perayaan ulang tahun di lokasi kejadian wilayah Serangan itu.

Baca juga: Detik-detik Gifar Terekam CCTV Sebelum Tewas, Jalan Sendiri Menyusuri Pantai Melasti

Sebagaimana disampaikan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi kepada Tribun Bali, pada Rabu 22 April 2026.

Ia mengungkapkan bahwa pertemuan korban dengan lima temannya di lantai tiga Pasar Serangan tersebut murni atas inisiatif korban sendiri.

"Hasil penyelidikan terbaru yang kami dapat, tidak ada acara ulang tahun di sana. Namun, korban yang mengajak teman-temannya ke lokasi dan menyampaikan kepada mereka bahwa akan ada surprise," ungkap Iptu Azel Arisandi.

Baca juga: Wabup Badung Bali Buka Literasi Digital ‘Tips Aman Bertransaksi Online’, Dorong UMKM Naik Kelas

Iptu Azel menjelaskan bahwa keterangan ini diperoleh penyidik setelah memeriksa rekan-rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian. 

Para saksi yang masih di bawah umur tersebut mengaku tidak menyangka bahwa kejutan yang dimaksud adalah aksi berbahaya yang membuat korban kini harus terbaring di rumah sakit.

Meski keterangan saksi sudah dikantongi, pihak Polsek Denpasar Selatan belum bisa menggali informasi langsung dari korban

Diketahui korban KA saat ini masih menjalani perawatan intensif dan masa pemulihan pasca-operasi besar akibat patah tulang di kedua kaki dan tangan kanannya.

"Untuk sekarang korban belum bisa kami mintai keterangan. Ini hasil penyelidikan dari teman-temannya. Kami masih menunggu kondisi kesehatannya stabil sepenuhnya untuk melakukan pemeriksaan mendalam," jelasnya.

Selain menunggu kesiapan fisik korban, kepolisian juga menempuh jalur digital forensik dengan menelusuri isi telepon seluler (HP) milik KA. 

Langkah ini diharapkan mampu mengungkap motif di balik kata surprise tersebut, apakah berkaitan dengan konten media sosial atau ada tekanan psikologis lainnya, mengingat polisi sebelumnya sudah memastikan tidak ada unsur bullying atau perundungan dalam kasus ini.

"Kami masih menelusuri HP milik korban untuk mencari petunjuk tambahan. Update informasi akan kami sampaikan secara utuh setelah analisa menyeluruh selesai dilakukan," pungkas Iptu Azel.

Menurut warga di Pasar Serangan, Ketut Prasi (46), suasana mendadak gempar ketika warga berkerumun melihat korban terjatuh dari ketinggian.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved