Imigrasi Denpasar Keluarkan Inovasi Paspor On The Spot hingga Layanan di Mal Pelayanan Publik

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar meluncurkan layanan paspor on the spot dengan menggunakan peralatan mobile paspor dan mobil keliling

Imigrasi Denpasar Keluarkan Inovasi Paspor On The Spot hingga Layanan di Mal Pelayanan Publik
Imigrasi Denpasar
Kakanim Denpasar Wisnu Widayat. Imigrasi Denpasar Keluarkan Inovasi Paspor On The Spot hingga Layanan di Mal Pelayanan Publik 

Imigrasi Denpasar Keluarkan Inovasi Paspor On The Spot hingga Layanan di Mal Pelayanan Publik

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelayanan publik yang mudah, transparan, tidak bertele-tele, dan bebas dari indikasi koruptif merupakan keinginan semua lapisan masyarakat.

Pelayanan cepat tanpa birokrasi yang ribet juga merupakan impian dan harapan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Wisnu Widayat.

Tingginya tuntutan masyarkat akan terwujudnya birokrasi yang transparan, akuntabel, bebas dari korupsi dan nepotisme, langkah reformasi birokrasi merupakan hal yang harus dilakukan pemerintah.

"Reformasi birokrasi merupakan langkah awal untuk melakukan penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, dan efisien. Sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional," terang Wisnu Widayat, Minggu (16/6/2019).

Atas pelayanan yang baik yang diberikan kepada masyarakat, tak salah jika Imigrasi Denpasar sudah meraih predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) dari Kemenpan RB.

Didampingi Kasubag TU, I Wayan Agus Sudarsana, Kakanin Wisnu Widayat mengatakan, pada tahun 2018 Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar telah dinominasi menjadi salah satu unit pelayanan teknis di daerah yang diberikan WBK melalui pembangunan zona integritas, dalam rangka pencegahan korupsi dan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca: Pada Pembukaan PKB 2019, ISI Denpasar Kisahkan Dalem Waturenggong Pimpin Bali di Abad Ke-16

Baca: Pembalap Astra Honda Raih Podium Kedua ATC Sepang

Adapun pemberian pelayanan plus dan memanjakan masyarakat itu, salah satunya meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana di dalam ruang pelayanan.

Misalnya memberikan layanan prioritas bagi pemohon lansia di atas usia 60 tahun, penyandang disabilitas, ibu hamil atau menyusui dan balita.

Juga disediakan ruangan bermain anak yang ada di ruangan tunggu.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved