BPJS Kesehatan Denpasar

Sosialisasi Terpadu BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan Badan Usaha

BPJS Kesehatan Cabang Denpasar mengadakan kegiatan sosialisasi kepada seluruh badan usaha yang belum melakukan registrasi dan tidak patuh

Sosialisasi Terpadu BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan Badan Usaha
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Cabang Denpasar mengadakan kegiatan sosialisasi kepada seluruh badan usaha yang belum melakukan registrasi dan tidak patuh, Rabu (26/6/2019), Denpasar. Sosialisasi Terpadu BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan Badan Usaha 

Sosialisasi Terpadu BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan Badan Usaha

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - BPJS Kesehatan Cabang Denpasar mengadakan kegiatan sosialisasi kepada seluruh badan usaha yang belum melakukan registrasi dan tidak patuh, Rabu (26/6/2019), Denpasar. 

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan rekrutmen peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), khususnya dari segmen Pekerja Penerima Upah Swasta yang belum teregistrasi dan sudah teregistrasi namun belum patuh.

Peserta kegiatan ini merupakan Badan Usaha yang berada di wilayah kerja Kantor Cabang Denpasar.

Kegiatan ini pun dihadiri oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, dan Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali.

Baca: Kisah Nur Izzati Tukang Las Bawah Laut Pertama di Malaysia, Risiko Tinggi Namun Gajinya Fantastis

Baca: Sampahku Tanggungjawabku, Aksi Nyata Lewat Bank Sampah

“Program JKN-KIS merupakan salah satu nawa cita Bapak Presiden Joko Widodo dalam rangka meningkatkan kualitas hidup manusia, salah satunya melalui Program Kartu Indonesia Sehat. Program JKN-KIS memiliki landasan hukum yang sangat jelas, sebagaimana kita sebagai masyarakat wajib terdaftar menjadi peserta JKN-KIS,” tutur Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Denpasar
Parasamya Dewi Cipta.

Dalam kegiatan sosialisasi terpadu BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menekankan kewajiban pemberi kerja pada Program JKN-KIS yang meliputi pemberi kerja wajib mendaftarkan diri dan karyawan beserta anggota keluarganya ke dalam Program JKN-KIS, mendaftarkan data diri dan karyawan beserta anggota keluarganya secara lengkap dan benar ke BPJS Kesehatan, serta membayar iuran tepat waktu dan tepat jumlah.

“Adapun jenis Kepesertaan yang wajib sebagai peserta program JKN-KIS meliputi Pekerja Penerima Upah (PPU), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), Bukan Pekerja (BP), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) baik APBN maupun APBD,” ujar Parasamya.

Baca: Era Digital Tuntut Belajar Sepanjang Hayat, Menristikdikti Hadir di UTY

Baca: Tabrakan Honda Tiger dan Yamaha RX King, 2 Pengendara Tewas, Kendaraan Hancur Berantakan

BPJS Kesehatan menyediakan kanal yang bertujuan mempermudah badan usaha untuk melakukan pendaftaran peserta JKN-KIS, kanal-kanal tersebut meliputi Aplikasi New Edabu, website Pendaftaran Bersama BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, website BPJS Kesehatan, Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten BPJS Kesehatan.

“Kami dari Kejaksaan memiliki peran dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional yaitu sebagai pengacara atau helping hand dari BPJS Kesehatan dalam hal pemberian pertimbangan hukum, bantuan hukum, atau penegakan hukum apabila diperlukan,” papar narasumber dari kejaksaan Tinggi Provinsi Bali, I Putu Eri Setiawan disela-sela penyampaian materi.

Bagi pemberi kerja yang tidak mendaftarkan karyawan dan anggota keluarganya ke dalam program JKN-KIS, tidak memberikan data dirinya dan pekerjanya secara lengkap dan benar, dan tidak melaporkan perubahan data ketenagakerjaannya dapat dikenakan sanksi administratif sesuai dengan PP No 86 Tahun 2013.

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh badan usaha untuk dapat patuh terhadap landasan hukum Program JKN-KIS, yakni dengan mendaftarkan seluruh karyawan beserta anggota keluarga dalam Program JKN-KIS, menyampaikan data secara lengkap dan benar, dan tidak lupa untuk membayar iuran tepat waktu dan tepat jumlah,” tutup Eri. (*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved