Dinkes Gelar Safari Kesehatan Gratis di Kota Denpasar, Cek Jadwal dan Tempatnya

Kegiatan ini diadakan guna memberikan dan miningkatkan layanan terpadu kepada masyarakat yang jauh dari fasilitas.

Dinkes Gelar Safari Kesehatan Gratis di Kota Denpasar, Cek Jadwal dan Tempatnya
Istimewa
Safari Kesehatan gratis yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Bali, baru-baru ini. 

Dinkes Gelar Safari Kesehatan Gratis di Kota Denpasar, Cek Jadwal dan Tempatnya

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Kesehatan Kota Denpasar akan mengadakan Safari Kesehatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke- 55.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di tiga lokasi dan waktu yang berbeda.

Yang pertama, Jumat (5/7/2019) dilaksanakan di Banjar Tenten Jalan Imam Bonjol, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali.

Yang kedua, Kamis (11/7/2019) di Banjar Balun, Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Padang Sambian, Denpasar, Bali.

Yang ketiga, Jumat (26/7/2019) di Banjar Dangin Peken, Jalan Intaran No 20, Sanur Kauh, Denpasar, Bali.

Serentak diadakan pada pukul 08.00 - 12.00 Wita.

Kepala Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Ni Nyoman Muryati SKM, mengatakan, kegiatan ini diadakan guna memberikan dan miningkatkan layanan terpadu kepada masyarakat yang jauh dari fasilitas pelayanan dan masalah transportasi pelayanan.

Tidak sendirian, Dinas Kesehatan Kota juga menggandeng beberapa instansi terkait seperti, Puskesmas I Denpasar Barat, Puskesmas II Denpasar Barat, Puskesmas II Denpasar Selatan, The John Fawcett Foundation (JFF) Indonesia, Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali, dan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar.

Masing-masing instansi memberikan pelayanan berbeda.

"Dinkes melaksanakan safari Kesehatan Terpadu dengan Puskesmas yang mewilayahi, yayasan JFF untuk pemeriksaan mata gratis, pemberian kacamata gratis dan operasi katarak. Sementara, Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali memberikan pelayanan fisiotherapi dan screening THT kepada anak sekolah. BPJS melayani pendaftaran baru, pindah faskes dan konsultasi kepesertaan," jelas Nyoman Muryati.

Nyoman Muryati berharap kegiatan ini dapat mencegah penyakit lebih lanjut, terutama penyakit tidak menular dan diharapkan angka kesakitan akan menurun. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved