Seputar Bali
Motif 2 Pria Dibakar Hidup-hidup di Benoa, Dendam Kesumat Karena Sakit Hati dan Ancaman Pembunuhan
Polresta Denpasar mengungkap motif dibalik aksi penganiayaan sadis dua pemuda yang tewas dibakar di kawasan Pelabuhan Benoa.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polresta Denpasar mengungkap motif dibalik aksi penganiayaan sadis dua pemuda yang tewas dibakar di kawasan Pelabuhan Benoa.
Hal ini terungkap setelah polisi berhasil meringkus lima pelaku kurang dari 10 jam setelah kejadian tewasnya Egi Ramadan dan Dan Hisam Adnan, pada Jumat 10 April 2026.
Kasat Reskrim Kompol Agus Riwayanto mengungkap peristiwa tersebut dipicu oleh rasa sakit hati mendalam dan ancaman pembunuhan dari pihak korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku sudah lama memendam dendam lantaran korban sering mengganggu mereka dan bahkan berkali-kali melontarkan ancaman akan membunuh para pelaku.
Baca juga: Kasus 2 Pria Dibakar Hidup-hidup di Benoa, Pastikan Tak Bernyawa, Korban Dianiaya Lalu Dibakar
Baca juga: Bocah 4 Tahun Meninggal Akibat Komplikasi DBD di Bali, Sempat Sembahyang Saraswati Sebelum Meninggal
"Motifnya para pelaku ini awalnya dendam karena korban sering mengganggu, bahkan mengancam akan membunuh," ujar Kompol Agus menjelaskan alasan di balik kemarahan para pelaku dalam press release di Mapolresta Denpasar.
Ketegangan memuncak pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WITA ketika korban Egi, yang saat itu di bawah pengaruh minuman beralkohol, melakukan panggilan video kepada salah satu pelaku berinisial IS.
Dalam panggilan tersebut, korban kembali melontarkan ancaman pembunuhan, hingga akhirnya terjadi aksi saling tantang untuk berkelahi.
Korban kemudian menantang para pelaku untuk bertemu di depan kawasan pelabuhan, tepatnya di depan Restoran Betuna Sirip Biru.
Ketika korban tiba di lokasi, para pelaku melihat korban Egi dan Hisam sedang duduk lemas dalam kondisi mabuk berat.
Baca juga: Kurang dari 10 Jam, Lima Pelaku Pembakaran 2 Pria di Benoa Berhasil Diringkus Polresta Denpasar
Lima pelaku yang merasa sakit hati atas ancaman-ancaman korban langsung melakukan penyerangan membabi buta menggunakan batu dan balok kayu.
Tidak berhenti di situ, rasa dendam yang sudah sedemikian rupa membuat para pelaku sepakat untuk mencari bensin guna mengakhiri hidup korban.
Para pelaku kemudian kembali ke lokasi untuk menyiramkan bensin dan membakar korban Egi serta Hisam yang sudah dalam keadaan tidak berdaya di selokan hingga tewas di tempat.
Pengejaran intensif membuahkan hasil dengan tertangkapnya NU di area Pelabuhan Benoa pada pukul 12.45 WITA.
Selanjutnya, pelaku IS, DH, dan DR diringkus di sebuah rumah kos di Jalan Tukad Badung pada pukul 13.30 WITA.