Trik Turis “Gila” Mendadak Marak di Bali, Imigrasi Tegaskan Akan Serahkan ke Kedubes

Dalam beberapa tahun terakhir, modus turis atau wisatawan negara asing yang berpura-pura 'gila' kian marak.

Trik Turis “Gila” Mendadak Marak di Bali, Imigrasi Tegaskan Akan Serahkan ke Kedubes
Istimewa
(Ilustrasi) Petugas Imigrasi Kelas II Singaraja saat mendeportasi SN ke negara asalnya di Uganda, melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Minggu (4/11/2018) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam beberapa tahun terakhir, modus turis atau wisatawan negara asing yang berpura-pura 'gila' kian marak.

Belakangan terungkap, perilaku “gila” mendadak ini merupakan trik agar mereka dirawat instansi pemerintah, baik dari kedubes negara bersangkutan maupun kantor keimigrasian Indonesia.

Trik berpura-pura gila ini diketahui lantaran WNA yang bersangkutan mulai kehabisan biaya hidup dan tak bisa pulang ke negaranya.

Tak jarang mereka menjadi gembel, mengais-ngais, hingga meminta uang di jalanan.

Demikian diungkapkan Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Setyo Budiwardoyo.

Ia menegaskan bahwa pihaknya kini akan langsung menyerahkan turis bermasalah ini ke kedutaan negaranya masing-masing.

Sebelumnya, pihaknya juga beberapa kali menemui kasus serupa sehingga mengeluarkan biaya untuk makan sehari-hari hingga tiket pemulangan turis.

Jadi, kata dia, tidak semua hal terkait WNA menjadi urusan Keimigrasian.

''Nah kalo begini terus nanti bisa-bisa di sini jadi panti sosial. Kecuali kalau memang dia beneran jadi atensi kita, tapi kalau cuma pura-pura ini saya yang gak mau,' katanya, Kamis (4/7).

Ke depan jika ada kasus serupa, pihak Imigrasi akan langsung menyerahkan turis ini ke kedubes negara masing-masing.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved