PPDB Tahap II di SMAN 1 Denpasar Terima 16 Siswa, Ombudsman Harap Tak Ada PPDB Tahap III

Kepala SMAN 1 Denpasar M Rida menyampaikan sekolah yang dipimpinnya mendapat tambahan siswa 16 orang, yang diseleksi melalui jalur NEM

PPDB Tahap II di SMAN 1 Denpasar Terima 16 Siswa, Ombudsman Harap Tak Ada PPDB Tahap III
Ilustrasi: Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi - PPDB 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Provinsi Bali dilakukan melalui dua tahap.

PPDB tahap pertama dilaksanakan sesuai Permendikbud melalui tiga jalur yaitu jalur zonasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan orangtua.

PPDB tahap kedua dilaksanakan sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Bali dengan istilah jalur optimalisasi daya tampung.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur tersebut, Kepala SMAN 1 Denpasar M Rida menyampaikan sekolah yang dipimpinnya mendapat tambahan siswa 16 orang, yang diseleksi melalui jalur NEM.

“Kita juga mengikuti, mengindahkan dan melaksanakan SE itu, sehingga menerima melalui jalur NEM sejumlah 16 siswa,” kata Rida ditemui di Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Selasa (9/7/2019).

Jumlah pendaftar seluruhnya pada PPDB tahap II di SMAN 1 Denpasar 86 orang. Adapun NEM tertinggi 394 dan terendah 388.

Selanjutnya pihak sekolah masih menunggu instruksi dari Disdik Bali bagi siswa yang belum tertampung.

Menurut Rida kalau harus menambah kuota peserta didik sudah tidak memungkinkan lagi karena di SMAN 1 Denpasar sudah ada 12 rombel atau kelas.

Sesuai Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik) diatur satu sekolah maksimal menerima 12 Rombel.

Kata dia, dengan penerimaan 12 Rombel tersebut menyebabkan beberapa laboratorium, yaitu lab fisika, kimia dan biologi, di SMAN 1 Denpasar sudah dipakai sebagai ruang kelas.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved