22 Startup Karya Mahasiswa STMIK Primakara Akan Ditampilkan di Primakara Startup Expo 2019
Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Primakara akan menampilkan karya startup-nya di Primakara Startup Expo 2019
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Irma Budiarti
22 Startup Karya Mahasiswa STMIK Primakara Akan Ditampilkan di Primakara Startup Expo 2019
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Primakara akan menampilkan karya startup-nya.
Karya-karya startup tersebut akan ditampilkan dalam Primakara Startup Expo 2019 pada Sabtu-Minggu, (20-21/7/2019)
Dengan mengusung tema Techno Creative, acara rutin tahunan ini akan diselenggarakan di Plaza Renon, Denpasar.
Ketua Panitia Primakara Startup Expo 2019 Komang Wahyu Surya Permana mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Teknik Informatika STMIK Primakara.
Acara ini merupakan kegiatan yang bertujuan memamerkan produk startup mahasiswa STMIK Primakara.
Dalam Primakara Startup Expo 2019 akan ada sebanyak 22 startup besutan mahasiswa yang ambil bagian memamerkan inovasi kekinian dan sangat menginspirasi.
• BERITA FOTO: Suzuki Jimny Generasi Empat di GIIAS 2019, Harga Mulai Rp 315,5 Juta
• Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Deportasi WNA Rusia
Dari 22 startup itu, 17 di antaranya merupakan tenant dari mahasiswa dan 5 tenant dari inkobator bisnis.
Tenant mahasiswa itu di antaranya ARVIS (Augmented Reality Visualization), Baby Home Cares, BaliMus, BESERVICE (Bali Service Electronic), Carbel, Creavin, dan Digital Culture Studio.
Selain itu juga ada DESNA (Dewi Sri Sedana), Feeder, Griya MUA, Gymans, HIPORIA, KasirIn, OK Fresh, POTAR (Stop Kontak Pintar), The Wazh, serta YOUBEE.
Sementara 5 tenant inkubator bisnis yakni Toko Petani, Alihgae, Tripto, Asteroit dan Bisloka.
"Produk usaha/startup tim yang akan mengikuti kegiatan ini didominasi dengan produk digital karya mahasiswa STMIK Primakara yang mengambil Project Technopreneurship," katanya saat ditemui di Kampus STMIK Primakara, Jumat (19/7/2019) pagi.
Dijelaskan, Primakara Startup Expo 2019 ini bertujuan meningkatkan sekaligus membangkitkan jiwa technopreneurship mahasiswa STMIK Primakara.
Yang penting, kata dia, kegiatan ini menjadi ajang untuk memamerkan hasil karya mahasiswa STMIK Primakara, dan diharapkan para peserta memperoleh akses membangun networking di dunia bisnis.
• Curhat Caleg Yang Fotonya Digugat Karena Terlalu Cantik : Seolah Saya Melakukan Kebohongan Publik
• Toyota Perkenalkan 3 Mobil Terbaru di GIIAS 2019, Legenda Mobil Balap Toyota
Acara Primakara Startup Expo 2019 juga diisi dengan talk show mengenai internet marketing, materi dari HIPMI Bali Digital, Gapura Digital, Subali, Bekraf RI dan Denpasar, Medicall, Dojo Coworking, serta Time Door.
Primakara Startup Expo ini awalnya dilaksanakan pada tahun 2016 di STMIK Primakara dan diikuti 17 tim yang merupakan mahasiswa aktif dari STMIK primakara.
Saat itu, kegiatan Primakara Startup Expo dibuka langsung oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.
Setahun kemudian, Primakara Startup Expo dilaksanakan di Aula STMIK Primakara, diikuti oleh 18 tim.
Selanjutnya, tahun 2018 Primakara Startup Expo dilaksanakan di tempat yang berbeda yakni di Plaza Renon Denpasar, diikuti oleh 21 tim.
Pada tahun 2019 ini, Primakara Startup Expo 2019 kembali digelar di Plaza Renon.
Alasannya, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini dan sekaligus membuka peluang kepada peserta untuk bertemu langsung dengan investor. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/22-startup-karya-mahasiswa-stmik-primakara-akan-ditampilkan-di-primakara-startup-expo-2019.jpg)