428 Jumantik dan Petugas Fogging Fokus Dapat Sembako Galungan
pembagian sembako Galungan kepada Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dan petugas fogging fokus
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
428 Jumantik dan Petugas Fogging Fokus Dapat Sembako Galungan
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berita Denpasar hari ini, bertempat di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Senin (22/7/2019), dilaksanakan acara pembagian sembako Galungan kepada Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dan petugas fogging fokus.
Sembako ini diberikan kepada 428 petugas yang terdiri atas Jumantik se-Kota Denpasar sebanyak 431 orang, koordinator Jumantik 43 orang dan 8 orang petugas fogging fokus.
• Dinas Pertanian Buleleng Pastikan Kebutuhan Babi Potong Jelang Galungan Terpenuhi
• Elang Jawa PSS Sleman Akan Bermain Bertahan dan Andalkan Serangan Balik Kepada Bali United
Pemberian sembako ini dilaksanakan dalam rangka Hari Raya Galungan dan sebagai apresiasi untuk petugas Jumantik maupun fogging fokus.
"Selain itu juga dirangkaikan dengan evaluasi menyeluruh kinerja kami dalam penanganan Demam Berdarah," kata Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini.
Dalam kesempatan tersebut, Armini mengatakan sampai saat ini Demam Berdarah masih jadi masalah kesehatan di Bali termasuk di Denpasar.
• Yabes Tanuri Minta Fans Bali United Ikut Perangi Ulah Oknum Fans di Tribun Penonton
• Semburan Belerang di Danau Batur Berangsur Normal, Peternak Ikan Belum Berani Beraktivitas
"Tugas kami adalah menurunkan angka kesakitan sesuai arahan pusat minimal dari 55 per 100 ribu penduduk menjadi 51 per 100 ribu penduduk," katanya.
Untuk di Denpasar sejak DB ditemukan pertama tahun 1968 di Surabaya, terus mengalami peningkatan.
"Seolah-olah jadi penyakit biasa dan DB cenderung meningkat dan meluas karena terdapat di pemukiman masyarakat," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembagian-sembako-galungan-untuk-anggota-jumantik-dan-fogging-fokus-senin-2272019.jpg)