Gempa Bali

Gempa 4,9 SR Tidak Mengganggu Suasana Persembahyangan Hari Suci Galungan di Bali

Gempa berkekuatan magnitudo 4,9 SR mengguncang wilayah Bali pada Rabu (24/7/2019) pukul 09.29.13 Wita.

Gempa 4,9 SR Tidak Mengganggu Suasana Persembahyangan Hari Suci Galungan di Bali
Tribun Bali/Rizal Fanany
(ilustrasi) Umat Hindu melaksanakan persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Rabu (26/12/2018). Hari Raya Galungan merupakan hari kemenangan kebenaran (dharma) atas kejahatan (adharma) yang dirayakan setiap enam bulan sekali dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gempa berkekuatan magnitudo 4,9 SR mengguncang wilayah Bali pada Rabu (24/7/2019) pukul 09.29.13 Wita.

Kalaksa BPBD Provinsi Bali , I Made Rentin menjelaskan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan.

"Kami BPBD sedang melakukan assesment ke semua Daerah (kabupaten/kota se-Bali) untuk memastikan kondisi di masyarakat terkait dampak gempa yang baru saja terjadi," jelasnya.

Breaking News! Galungan, Gempa 4,9 SR Guncang Jembrana, Guncangan dirasakan Hingga Kuta & Denpasar

Laporan sementara yang diterima via radkom (radio komunikasi) kondisi aman terkendali, kegiatan masyarakat yang melakukan aktivitas persembahyangan Hari Raya Suci Galungan tetap berjalan lancar.

Demikian juga aktivitas wisatawan terpantau ramai lancar, aktivitas operasional bandara tetap normal.

"Kami BPBD Provinsi Bali menghimbau kepada seluruh masyarakat (Krama Bali khususnya) untuk tetap tenang jangan resah apalagi panik, ikuti arahan petugas dan hanya percaya dengan informasi resmi yang dikeluarkan oleh Lembaga Pemerintah dalam hal BPBD dengan BMKG, mengingat banyaknya informasi berita hoax," lanjutnya.

Sementara, I Made Langgeng Buana,S, Ag. Sekretarais Paikatan Pemangku Kota Denpasar menuturkan gempa yang mengguncang tidak mengganggu jalannya persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Agung Jagatnatha, Lapangan Puputan Badung.

Tiga Lokasi di Bali dengan Peristiwa Gempa Terparah, BMKG Ungkap Fakta Sejarah Kelam Ini

"Kami tidak merasakan adanya guncangan gempa. Persembahyangan juga tidak terganggu. Kami fokus sembahyang dan persembahyangan ini dilaksanakan untuk keselamatan," ungkapnya.

BPBD (Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali) selalu standby dan siap-siaga dengan personil lengkap didukung sarpras (sarana prasarana), untuk melakukan penanganan jika terjadi Bencana.

Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kegawat-daruratan agar menghubungi call center Pusdalops BPBD Provinsi Bali di nomor 0361-251177. (*) 

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved