Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Begini Kata Tetangga Tentang Brigpol Rangga yang Tembak Bripka Rachmat Hingga Tewas

Ayah dua anak itu tewas meregang nyawa usai ditembak mati tujuh kali Brigadir Rangga Tianto akibat tersulut emosi.

Editor: Rizki Laelani
TANGKAP LAYAR TRIBUN VIDEO
Brigadir Rangga Tianto (kanan) dan Bripka Rachmat Effendi (kiri). Seorang anggota polisi tega memuntahkan peluru ke rekannya sendiri hingga meninggal dunia di tempat. Brigadir Polisi Rangga Tianto tega menghabisi nyawa rekan seprofesinya sendiri Bripka Rachmat Efendy. 

Begini Kata Tetangga Tentang Brigpol Rangga yang Tembak Bripka Rachmat Hingga Tewas

TRIBUN-BALI.COM, DEPOK - Kejadian mengejutkan terjadi di institusi Polri.

Seorang anggota polisi tega memuntahkan peluru ke rekannya sendiri hingga meninggal dunia di tempat.

Brigadir Polisi Rangga Tianto tega menghabisi nyawa rekan seprofesinya sendiri Bripka Rachmat Efendy.

Ayah dua anak itu tewas meregang nyawa usai ditembak mati tujuh kali Brigadir Rangga Tianto akibat tersulut emosi.

Tersangka merupakan staf Polair Korpolairud Baharkam Polri.

Direktur Polair Baharkam Polri Brigjen Lotharia Latif menilai Rangga sebagai sosok yang bertanggung jawab dan disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Kata Latif, Rangga belum pernah memiliki catatan buruk selama bertugas.

Ia juga diketahui tak pernah memiliki masalah dalam keluarganya.

"(Brigadir Rangga) bertugas di Polair sudah cukup lama. Sejauh ini, yang bersangkutan bertugas seperti biasa, wajar, tidak ada catatan buruk baik itu etika, kedisiplinan, maupun pidana," ujar Latif saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (26/7/2019).

Pengasuh di Penitipan Anak Kaget, Bayi yang Dititipkan Ditemukan Tewas Dalam Ember Berisi Air

Ditinggal Dokter dan Perawat Sesi Foto, Pasien Ini Kritis dan Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Siswa SMA Tipu Satu Keluarga, Hamili Mahasiswi Hingga Melahirkan, Saat Akan Dinikahkan Malah Absen

Latif mengaku menyesalkan perbuatan Rangga yang menembak rekannya karena terpancing emosi.

Ia menyerahkan proses hukum Rangga kepada profesi dan pengamanan (Propam) Polri.

"Kita menyesalkan dan sungguh tidak menduga ada kejadian sepert ini. Kita serahkan sepenuhnya kepada penyidik proses pemeriksaannya," ungkap Latif.

Aksi koboi yang dilakukan Brigpol Rangga disesalkan warga di sekitar rumah pelaku. Pasalnya, pelaku diketahui merupakan sosok yang ramah.

Rasa penyesalan disampaikan oleh Ketua RT 04/03 Jatijajar, Sadikin.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved