Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuh Sadis Vera Oktaria Menangis Tersedu-tersedu di Pengadilan, Hakim Tegur Begini Prada DP

Melihat Prada DP menangis tersedu-sedu, hakim militer lantas menegur tersangka bahwa statusnya adalah seorang tentara.

Editor: Ady Sucipto
Kompas.com/Aji YK Putra
Prada DP menangis tersedu-sedu ketika mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019). Korban Vera Oktaria (kanan). 

"Diancam seperti apa kami kurang tahu, tapi mama cerita memang Adik saya ini sering diancam mantan pacarnya karena tidak mau berhubungan lagi," ungkap Putera, kakak korban.

3. Membuat Kesaksian Palsu Usai Ditangkap

Usai drama penangkapan Prada DP berakhir, kini pelaku justru kembali berulah dengan membuat keterangan-keterangan palsu.

Dikutip dari Kompas.com (jaringan Surya.co.id), Prada DP membuat alasan bahwa korban mendesak untuk dinikahi lantaran sudah hamil dua bulan.

Akan tetapi, menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, hasil visum tidak menunjukkan adanya bekas sperma atau pun tanda kehamilan di tubuh korban.

"Tidak ada tanda kehamilan, dari visum itu bisa dilihat. Nyatanya memang bekas sperma atau hamil juga tidak ada," kata Supriadi, saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (14/6/2019).

Usai membuat keterangan palsu, Prada DP akhirnya mengaku jika dirinya berbohong dan mengungkap alasan sebenarnya.

Prada DP mengaku jika Vera Oktaria tidak hamil dan tidak minta dinikahi, tetapi hanya lantaran dirinya tidak ingin diputuskan oleh korban.

"Ketika jumpa pers dia mengatakan Vera minta dinikahi, tapi setelah dilakukan penyidikan intensif, DP membunuh karena tidak ingin diputuskan hubungannya oleh Vera," kata Putra, kakak Vera, Kamis (19/6).

4. Menjual Motor Korban untuk Beli HP

Dilansir Surya.co.id dari lama Tribun Sumsel, motor dan ponsel milik Vera Oktaria sudah diamankan Pomdam II Sriwijaya.

Dari informasi yang diperoleh, motor korban juga sudah dijual semilai Rp 3 juta.

Diduga, hasil penjualan motor korban Vera digunakan untuk membeli ponsel bekas saat di bus yang ditumpanginya berhenti di Lampung dan ongkos Prada DP kabur ke Serang Banten.

Kapendam II Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengungkapkan kasusnya masih dalam proses.

"Sabar saja, masih dalam proses. Nanti diberitahu kelanjutannya," ujar kapendam singkat.

Menurut keterangan kakak Vera Oktaria yang bernama Putra, hingga saat ini petugas masih terus melakukan penyidikan intensif terhadap pelaku.

"Saya diberitahu jika proses penyidikan masih terus berjalan dan persidangan akan dilaksanakan 2 bulan kemudian," ujar Putra. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pembunuh Vera Oktaria, Prada DP Menangis Tersedu-sedu, Hakim Ketua : Anda Itu Tentara

Sumber: Surya
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved