Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Waspada Sering Insomnia, Penyebabnya Bisa Berakibat Kematian Jika Tidak Ditangani

Sulit tidur dapat membuat penderita insomnia kurang konsentrasi, sehingga berisiko mengalami kecelakaan hingga kematian.

Editor: Eviera Paramita Sandi
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Kualitas dan kuantitas tidur memengaruhi kualitas hidup, serta kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Tidur yang tidak cukup akan menimbulkan gangguan fisik dan mental.

Pada umumnya, butuh 8 jam tidur dalam sehari untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit.

Insomnia adalah gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya sulit tidur, atau tidak cukup tidur, meskipun terdapat cukup waktu untuk melakukannya.

Gangguan tersebut menyebabkan kondisi penderita tidak prima untuk melakukan aktivitas keesokan harinya.

Akibatnya, penderita insomnia dapat mudah marah dan depresi. Gejala itu dapat memicu gejala lain, seperti mengantuk pada siang hari, mudah lelah saat beraktivitas serta sulit fokus dalam beraktivitas.

Sulit tidur dapat membuat penderita insomnia kurang konsentrasi, sehingga berisiko mengalami kecelakaan hingga kematian.

Insomnia juga dapat menurunkan daya ingat dan gairah seks, serta menimbulkan gangguan fisik dan mental.

Masalah sulit tidur atau insomnia merupakan situasi yang membuat seseorang kesulitan memejamkan mata pada malam hari atau kerap terbangun pada saat tidur malam.

Ketika masalah ini terjadi dalam jangka panjang, bakal muncul masalah pada kesehatan.

Akibat insomnia, dalam jangka panjang bisa muncul kecemasan, depresi, sakit kepala, radang sendi, serangan jantung, dan osteoporosis.

Masalah insomnia ini kerap kali bisa terjadi tanpa penyebab yang kita sadari. Dilansir dari Medical Daily, berikut tiga hal di luar dugaan yang bisa jadi penyebab insomnia.

1. Depresi

Kondisi psikis tertentu yang parah seperti depresi merupakan penyebab potensial terjadinya insomnia. Masalah mental yang dialami ini bisa membuat sulit untuk memejamkan mata.

Pada jangka panjang, masalah ini bisa berujung semakin berat dan parah. Salah satu gejala dari depresi atau masalah mental lainnya adalah berupa kesulitan untuk tidur.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved