Suka Duka Mudewi, Ojol Bali Berpenghasilan Rp 11 Juta Per Bulan
Penghasilan menjadi driver ojek online lantas tak membuat Mudewi (27) berhenti untuk terus bekerja keras
Penulis: Noviana Windri | Editor: Irma Budiarti
Suka Duka Mudewi, Ojol Bali Berpenghasilan Rp 11 Juta Per Bulan
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penghasilan menjadi driver ojek online lantas tak membuat Mudewi (27) berhenti untuk terus bekerja keras.
Mengantongi penghasilan dengan jumlah yang fantastis yakni Rp 9 hingga 11 juta per bulan, justru menjadikannya semakin giat bekerja.
Namun, setiap pekerjaan tidak selalu berjalan manis, Mudewi juga pernah merasakan pahitnya menjadi driver ojek online.
Mendapat orderan fiktif pernah beberapa kali dialaminya.
• Kisah Mudewi Hijrah dari Buruh Proyek Ke Driver Ojol di Bali, Kini Penghasilannya 11 Juta Perbulan
"Pernah 3 kali dapat orderan fiktif, Mbak. Saya pernah dapat pesanan antar makanan ke hotel. Pas saya tiba di hotel ternyata yang memesan itu tidak ada respons. Ya terpaksa makanan saya makan sendiri," ceritanya.
Tak hanya orderan fiktif, pelanggan galak atau rewel pun pernah ia dapatkan.
Sebagai tulang punggung istrinya, ibu kandung dan ibu mertuanya, Mudewi sangat berhati-hati dan menjaga komunikasi dengan pelanggan karena tak ingin kehilangan pekerjaan satu-satunya itu.
"Biasanya titik tidak sesuai, saya tanya titiknya. Kadang mereka nyolot, saya tidak ladeni itu, Mbak. Karena kalau saya ladeni, saya takut customer itu lapor dan memberi penilain jelek. Makanya saya menjaga itu. Lebih baik saya yang mengalah," jelasnya.
Mudewi yang menjadi ojol di Kota Denpasar juga tidak pernah menolak jika mendapatkan orderan hingga ke Padangbai.
Bahkan, tak jarang, ia ngebid hingga 18 jam untuk mencari tambahan penghasilan.
"Lumayan sering dapat order nganter ke Padangbai. Tidak pernah saya cancel. Kalau ingin tambahan, ya biasanya saya ngebid mulai jam 6 pagi sampai 12 malam, Mbak. Karena saya juga harus menghidupi ibu mertua, saat ini sakit kanker dan ibu kandung saya sudah mulai sakit-sakitan," ungkapnya.
Mudewi selalu memegang prinsipnya 1 hari off sama dengan 1 hari tidak makan, hal tersebut yang membuatnya menekuni pekerjaannya.
Meski harus sedikit menguras tenaga untuk bekerja lebih ekstra demi memperbaiki kehidupannya.
"Tidak mikir macem-macem saya, mbak. Jalani dan tekuni pekerjaan saja. Yang saya pikirkan cuma biar bisa bantu orangtua saya, istri dan ibu mertua saja," tandasnya.
Dalam keseharian, Mudewi biasa memulai rutinitasnya sebagai driver ojek online pukul 08.00 Wita hingga 20.00 Wita.
Penghasilan bersih yang ia dapat selama sebulan Rp 11 juta, dengan rata-rata mengantongi Rp 500 - 600 ribu/harinya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mudewi-saat-ditemui-di-grab-bali-office-jalan-gatot-subroto-barat.jpg)