Mega Perintahkan Menang Pilkada Bali di 6 Kabupaten, Dua Nama Ini Menguat di Denpasar
Pasca Kongres V PDIP 8-11 Agustus 2019, para kader di Bali kembali bergerak.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Ady Sucipto
Ketua DPP PDIP, Made Urip membenarkan pernyataan Koster tersebut. Ia mengaku sedang persiapkan duet kader-kader untuk ikut Pilkada 2020.
"Pilkada di Bali kan enam kabupaten, rata-rata kader yang disiapkan akan maju," katanya. DPP PDIP akan memberikan penilaian terhadap nama yang bakal diusung. "Tentu ada prosedurnya nanti," kata Urip.
Lawan Kotak Kosong
Wayan Koster memastikan duet sesama kader PDIP yang akan ikut Pilkada Kota Denpasar.
Ketika ditawarkan calon walikota dan wakil walikota dari luar kader PDIP, Koster tidak mau mengomentarinya.
"Tidak mau mengomentari, itu orang lain yang punya dan di Denpasar tetap kader dengan kader,"tegasnya. Kita sudah menguat paket IGN Jaya Negara-Kadek Agus Aryawibawa. Sementara di Badung sudah beres dan tidak perlu dibahas lagi.
PDIP di Badung tetap mengusung Paket Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa (GIRIASA).
Persoalannya sampai saat ini belum ada lawan sehingga Koster berharap jangan sampai terjadi pemilihan bupati di Badung melawan kotak kosong.
Dia berharap partai-partai politik yang ada harus mengusung calonnya dan jangan hanya berpikir soal menang dan kalah. "Jangan sampai melawan kotak kosong dan jangan sampai tidak ada lawan," pintanya. (gil/sui)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/megawati-menghadiri-malam-budaya-kongres-v-pdip-di-bali.jpg)