Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Rakernas ICSB di Bali Bahas Peningkatan Ekspor dan Penguatan Ekonomi Keluarga Melalui Sektor UKM

Internasional Council for Small Business (ICSB) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Khusus mulai 23-25 Agustus 2019 di Bali

Penulis: Noviana Windri | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Noviana Windri
Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Khusus Internasional Council for Small Business (ICSB) digelar di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Jumat (23/8/2019). Rakernas ICSB di Bali Bahas Peningkatan Ekspor dan Penguatan Ekonomi Keluarga Melalui Sektor UKM 

Rakernas ICSB di Bali Bahas Peningkatan Ekspor dan Penguatan Ekonomi Keluarga Melalui Sektor UKM

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Internasional Council for Small Business (ICSB) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Khusus mulai 23-25 Agustus 2019.

Rakernas yang bertajuk "Keterlibatan Pemerintah untuk Peningkatan Ekspor dan Penguatan Ekonomi Keluarga Indonesia melalui Sektor UKM" ini digelar di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Bali.

Agenda utama Rakernas Khusus ini adalah Policy Maker's Brief yang menghadirkan pandangan-pandangan beberapa Kementerian/Lembaga terkait penguatan UKM di Indonesia.

Forum tersebut dimaksudkan untuk menghasilkan rekomendasi-rekomendasi bagi penguatan ekspor oleh pelaku UKM di Indonesia.

Selain itu, untuk menekankan pentingnya kewirausahaan dalam mendukung pembentukan keluarga mandiri.

"Salah satunya pelibatan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di dalam strategi ini sangat penting karena dapat mengaitkan penguatan UKM dengan pembentukan keluarga-keluarga yang mandiri secara ekonomi di Indonesia," ujar chairman ICSB Indonesia, Hermawan Kartajaya.

Mendukung hal tersebut, rapat kerja yang dipimpin Presiden ICSB Indonesia, Dr Jacky Mussry, dihadiri perwakilan pengurus dari berbagai wilayah untuk memberikan padangan terhadap rekomendasi tersebut, dan diharapkan dapat diimplementasikan oleh ICSB beserta pemerintah dan lembaga setempat.

Karena dengan pemberdayaan lewat berbagai pihak terutama pemerintah, UKM bisa menjadi solusi perekonomian apalagi jika diterapkan oleh kalangan anak muda.

"Mereka harus belajar bagaimana membuka usaha kecil atau bisnis mikro. Minimal menjadi penghasilan buat mereka sampai menjadi sebuah organisasi atau perusahaan. Jadi kuncinya adalah menjadi wirausaha di masa depan. Bisnis dapat menyusut, sehingga masa depan ekonomi dunia bergantung pada sektor UKM ini," papar presiden ICSB dunia Ahmed Osman.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM yang dihadiri oleh sekitar 500 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dihadiri Menteri Koperasi dan UKM, AA G N Puspayoga, Wakil Gubernur Bali, Tjok Ace, serta Wali Kota Denpasar, Rai Mantra, dan Presiden ICSB Dunia, Ahmed Osman.

Turut hadir juga Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi, dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved