Berkuda Malam Hari, Turis Arab Jatuh ke Dasar Tebing di Pantai Nyang-nyang Kuta, Ini Kronologinya

Wisatawan asal Arab Saudi, yaitu Ghada Hamad A Binyousef (41) terjatuh ke dasar tebing dari kuda yang ditungganginya di tebing Pantai Nyang Nyang

Berkuda Malam Hari, Turis Arab Jatuh ke Dasar Tebing di Pantai Nyang-nyang Kuta, Ini Kronologinya
dok humas basarnas bali
EVAKUASI-Tim penyelamat dari Basarnas Bali saat mengevakuasi wisatawan asal Arab Saudi, Ghada Hamad A Binyousef (41), dari dasar tebing Pantai Nyang Nyang, Desa Pecatu, Kuta Selatan. Ghada terjatuh saat berkuda di tebing Pantai Nyang Nyang pada Jumat (23/8) malam dan alami cedera bagian tulang belakang. 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA – Wisatawan asal Arab Saudi, yaitu Ghada Hamad A Binyousef (41) terjatuh ke dasar tebing dari kuda yang ditungganginya di tebing Pantai Nyang Nyang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Jumat (23/8) malam.

Akibat kecelakaan tersebut Ghada Hamad mengalami cedera tulang belakang.

“Kronologinya, dia sedang mencoba wisata berkuda yang lokasinya di dasar tebing Pantai Nyang Nyang, namun korban terjatuh dari kuda," ungkap Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali, I Made Junetra, Sabtu (24/8), di Denpasar.

Terjatuhnya korban saat berkuda ini berlangsung pada Jumat (23/8) malam hari.

Made Junetra menambahkan, Basarnas Bali mendapatkan laporan kejadian pada pukul 19.30 Wita, Jumat (23/8).

Laporan segera ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim penyelamat (rescue) yang berjumlah 5-8 orang menuju lokasi.

Sekira pukul 20.15 Wita, tim penyelamat sampai di Pantai Nyang Nyang, dan selanjutnya menghampiri korban untuk memberikan penanganan awal.

"Saat tiba di lokasi dan melihat kondisi korban, tim rescue memberikan penanganan awal."

"Karena dicurigai korban mengalami cedera tulang belakang, maka penanganan korban juga dilakukan secara hati-hati untuk mengurangi pergerakan pada bagian yang cedera," ujar Junetra.

Ia menjelaskan bahwa medan tempat kejadian cukup sulit, karena berada di dasar tebing.

Apalagi, korban dalam kondisi cedera tulang belakang, yang penanganannya harus hati-hati agar tidak memperparah cederanya.

Setelah memakan waktu kurang lebih setengah jam, akhirnya korban telah berhasil dievakuasi hingga ke atas tebing dalam kondisi selamat.

"Tidak bisa sembarangan asal menggotong korban, karena jika tidak hati-hati dikhawatirkan akan memperparah cederanya, maka dari itu perlu penanganan khusus," imbuhnya.

Selanjutnya Ghada Hamad A Binyousef dibawa ke Rumah Sakit BIMC Nusa Dua untuk tindakan medis lebih lanjut.(*) 

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved