Berita Bali
Idul Adha 2026 di Perum Raya Kampial, Potret Nyata Harmoni dan Toleransi Lintas Agama di Bali
Idul Adha 2026 di Perum Raya Kampial, Potret Nyata Harmoni dan Toleransi Lintas Agama di Bali
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan “Ramah Tamah Semarak Gebyar Idul Adha 2026” yang digelar di Balai Suka Duka Raya Kampial, Lingkungan Menesa, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Kamis 28 Mei 2026.
Acara ini menjadi bukti nyata harmonisasi kehidupan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong di tengah keberagaman.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, hadir langsung mewakili Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa untuk menyapa umat Muslim dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Wayan Koster Dianugerahi Tribun Bali Award 2026, Dahlan: Kontribusi Mulia untuk Masyarakat
Kehadirannya didampingi oleh anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Tama Tenaya, anggota DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana, Kadis Kominfo Badung I Ketut Gede Artha, Plt. Camat Kuta Selatan I Wayan Sujaka Arianta, unsur Tripika Kuta Selatan, tokoh masyarakat, pengurus perumahan, serta warga lintas agama setempat.
Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dalam sambutannya mengapresiasi kuatnya semangat kerukunan masyarakat di Raya Kampial yang patut dijaga dan diwariskan. Ia menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha merupakan momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Baca juga: Pemkab Buleleng Raih Penghargaan Inovator Digitalisasi Keuangan Daerah di Tribun Bali Award 2026
“Tidak ada yang lebih indah daripada hidup damai. Ketika masyarakat hidup rukun, saling membantu, dan saling menghormati, maka kehidupan akan terasa nyaman dan harmonis. Kurban mengajarkan kita arti keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), Rasniathi juga memanfaatkan momen ini untuk mengajak masyarakat mengelola sampah rumah tangga secara mandiri melalui penggunaan komposter dan pengurangan sampah residu.
“Persoalan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Gunakan produk yang dapat dipakai ulang dan biasakan memilah sampah sejak dari sumbernya,” ungkapnya.
Selain isu lingkungan, perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan pendidikan karakter juga menjadi sorotan utamanya. Kaum perempuan diimbau rutin memeriksakan kesehatan memanfaatkan fasilitas gratis bagi warga ber-KTP Badung. Pencegahan narkoba serta penguatan karakter anak sejak usia dini melalui PAUD turut ditekankan.
“Masyarakat yang sehat, lingkungan yang bersih, dan generasi muda yang berkarakter adalah fondasi penting menuju Badung yang harmonis dan berkualitas,” tegas Rasniathi Adi Arnawa.
| Diskusi dan Pemutaran Film Jejak Walter Spies Membongkar Romantisisme Pariwisata Bali Era Kolonial |
|
|---|
| Bersama Pemprov, BaliCEB Bersinergi Bangun MICE Internasional Berbasis Kearifan Lokal |
|
|---|
| Beachwalk Kuta Fest 2026, Geliatkan Kembali Pantai Kuta Jadi Simbol Pariwisata Bali Di Tengah Abrasi |
|
|---|
| Sanggar Gita Bandana Praja Denpasar Akan Sajikan Karya Maestro I Wayan Beratha di PKB 2026 |
|
|---|
| Potret Toleransi, Warga Lintas Agama Kompak Gotong Royong Kurban di Serangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Nyonya-Rasniathi-Adi-Arnawa-Ramah-Tamah-Semarak-Gebyar-Idul-Adha-2026.jpg)