Kronologi Musibah Terbakarnya KM Santika Nusantara, Penumpang Diminta Terjun ke Air
Musibah terbakarnya Kapal Motor (KM) Santika Nusantara membawa kisah tersendiri bagi Karjono, seorang penumpang.
Saat kejadian, keduanya sedang tertidur lalu mendengar kabar kapal terbakar. Ayahnya langsung membawa handphone yang sedang di-charge di dalam kamar, kemudian naik sekoci.
Pada Sabtu dini hari, ayah dan ibu Arum Sakinah ditolong oleh kapal nelayan. "Di sekoci kami meniup peluit, kan gelap di tengah laut," tambahnya.
Jumlah Korban Simpang Siur
BASARNAS Surabaya menyebut 303 orang korban kapal KM Santika Nusantara telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, Sabtu (24/8). Humas Basarnas Surabaya, Tholeb Vatelehan mengatakan berdasarkan data terbaru pada Sabtu (24/8), para korban telah dievakuasi ke berbagai tempat.
Sedangkan Polres Sumenep menyebut jumlah korban selamat sebanyak 294 orang. Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan daftar manifest (daftar penumpang) yang hanya 111 orang.
Belum diketahui mengapa terjadi perbedaan jumlah penumpang.
Menurut Tholeb, sebanyak 64 orang dievakuasi dan diangkut oleh KM Dharma Ferry 7; sedangkan 23 orang lain oleh KM Spil Citra ke Pelabuhan Tanjung Perak pada Jumat (23/8) malam.
Para penumpang yang dievakuasi ke Pulau Masalembo sebanyak 52 orang selamat dan tiga orang meninggal dunia.
"Sedangkan yang dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep sebanyak 161 orang," ujar Tholeb.
Ia menjelaskan dari 161 orang yang berada di Pelabuhan Kalianget, beberapa di antaranya telah pulang dijemput oleh pihak keluarga.
"Sebanyak 23 orang sudah dibawa oleh pihak keluarga dan 13 orang dirawat di rumah sakit. Sisanya dibawa menuju ke Surabaya menggunakan dua bus," katanya.
Tholeb menambahkan korban, selamat yang berada di Pulau Masalembo juga akan segera dievakuasi ke Surabaya. "Korban yang ada di Pulau Masalembo diangkut memakai Kapal Negara (KN) Cundamani," ujarnya.
Kebakaran KM Santika Nusantara terjadi pada Kamis (22/8) sekira pukul 20.45. Upaya evakuasi terhadang faktor cuaca berupa angin kencang mencapai 25 knot dan gelombang tinggi.
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengungkapkan, korban selamat dalam musibah kebakaran KM Santika Nusantara sebanyak 294 orang. "Jumlah ini berdasarkan data korban yang berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan di lapangan," kata Widiarti di Sumenep kemarin.
Ia menuturkan sebenarnya penumpang KM Santika Nusantara sesuai yang tercatat dalam manifest hanya 111 orang. "Masih dicari tahu mengapa bisa menjadi 294 orang. Jumlah itu juga termasuk ABK‑nya," ujar Widi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/km-santika-nusantara.jpg)