Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Puluhan Siswa di Klungkung Berpakian Layaknya Prajurit di Medan Perang, Ternyata ini yang Dilakukan

Peserta lainnya pun beratribut tidak kalah unik. Ada yang mengenakan karung sebagai rompi, ada pula yang wajahnya dicat berwarna hitam pekat.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Siswa pramuka di Klungkung menggenakan pakaian unik, ketika mengikuti lomba penyamaran serangkaian peringatan 58 tahun gerakan pramuka dan Scout Festival di Monumen Puputan Klungkung, Selasa (27/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Waktu masih menunjukan pukul 09.00 Wita, ketika Desak Anindya (17) dan rekan-rekannya sudah bersiap-siap mengikuti upacara serangkaian peringatan 58 tahun gerakan pramuka dan Scout Festival di Monumen Puputan Klungkung, Selasa (27/8/2019).

Uniknya, Desak Anindya dan rekan-rekannya saat itu menggunakan seragam selayaknya pasukan sedang menyamar di medan perang.

Yel-yel terdengar mengalun di sisi timur Monumen Puputan Klungkung.

Desak Anindya dan rekan-rekannya bernyani, menunjukan semangat dan rasa bangga mereka menjadi bagian dari gerakan pramuka.

Mereka juga baris-berbaris, dengan berbagai atribut seperti tongkat dan bidai.

"Hari ini ada lomba penyamaran. Makanya kami berseragam seperti ini," ujar Desak Anindya, siswa kelas XI di SMA N 1 Semarapura tersebut.

Seragam Desak Anindya cukup unik.

Ia menggenakan pakian dengan atribut daun pisang kering, dengan wajah yang dicat hitam dan hijau selayaknya pasukan tentara akan berperang.

Desak Anindya dan rekan-rekannya mengaku mengkonsep pakaian dan atribun tersebut sejak seminggu lalu.

Mereka sengaja memikirkan pakaian seunik mungkin, untuk dapat menjadi yang terbaik saat lomba penyamaran dan penjelajahan serangkaian peringatan 58 tahun gerakan pramuka dan Scout Festival.

Peserta lainnya pun beratribut tidak kalah unik. Ada yang mengenakan karung sebagai rompi, ada pula yang wajahnya dicat berwarna hitam pekat.

"Jadi lomba ini, agar saat penjelajahan kami diberi sandi yang kami harus pecahkan bersama-sama," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua panitia Klungkung Scout Festival, Wayan Sarjana mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati hari pramuka ke-58 dan bulan pramuka tahun 2019.

Ia juga menjelaskan, tujuan Klungkung Scout Festival 2019 untuk mengembangkan potensi-potensi anggota pramuka dalam bidang teknik kepramukaan, meningkatkan kompetensi anggota pramuka dan menumbuhkembangkan sikap peduli dan cinta lingkungan.

“Klungkung Scout Festifal digelar selama 5 hari, dari tanggal 27 agustus sampai dengan 31 agustus mendatang. Kegiatan ini mengambil tema, Melalui Klungkung Scout Festival Tahun 2019, Kita Tingkatkan Kwalitas Kepramukaan Menuju SDM Unggul 4.0 Berdasarkan Trisatya dan Dasadarma Pramuka,” jelasnya.

Selain itu, Wayan Sarjana juga menyampaikan Klungkung Scout festival tersebut akan menyajikan berbagai kegiatan-kegiatan maupun lomba-lomba diantaranya, penjelajahan tunas muda penegak, penjelajahan tunas muda penggalang, gelar aksi siaga, lomba gugus depan tergiat dan renungan suci.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved