Janda Asal Jakarta Ditangkap di Jalan Raya Kerobokan, Polisi Berhasil Tangkap Tangan

Janda Asal Jakarta Ditangkap di Jalan Raya Kerobokan, Polisi Berhasil Tangkap Tangan

Janda Asal Jakarta Ditangkap di Jalan Raya Kerobokan, Polisi Berhasil Tangkap Tangan
NET
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Baru 3 bulan nyambi menjalani profesi sebagai kurir atau pengedar narkoba, perempuan asal Jakarta bernama Rosidah alias Ningsih tertangkap Sat Resnarkoba Polresta Denpasar.

Penangkapan itu terjadi di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali pada hari Selasa (27/8/2019) saat akan mengambil tempelan jenis sabu.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan, Rosidah melakukan transaksi sekali jalan mencapai 20 kali tempelan.

"Dia berasal dari Jakarta, sebagai sales marketing. dia menerima upah sekali tempel Rp 50 ribu. Sehari bisa menempel 20 kali tempelan. Barang dia dapatkan dari Jakarta," ujarnya.

Sementara itu, dikatakan lebih lanjut oleh Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Mikael Hutabarat.

Pelaku baru melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu ini selama 3 bulan, namun selama ia berjualan sebagai kurir di wilayah Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali.

AKP Mikael Hutabarat katakan pelaku Rosidah dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika dan hanya menjual sabu.

"Dia baru jualan ini, baru berjalan 3 bulan. Dia gak pemakai, urinenya negatif. Hanya sebagai kurir aja," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Buleleng ini.

Saat ditangkap, Rosidah membawa sabu seberat 94,91 netto atau 100 gram.

"Ditangkap saat ia ambil tempelan oleh orang yang tidak dikenal dia tinggal ambil lalu kita buntuti, dapatlah dia. Jadi habis nempel dia ambil tempelan lagi itulah kita tangkap," ungkapnya.

"Jadi dia dapat gitu sudah bentuk tempelan, terus dia nempel lagi ke orang lain," lanjutnya.

Ditambahkan Mikael, pelaku baru pertama kali tenggelam dengan barang haram tersebut dan bukan seorang residivis.

Pelaku saat beraksi menjual barang haramnya tersebut di wilayah seputaran tempat ia tinggal di Kerobokan, lalu di Simpang Kerobokan hingga Padang Sambian.

"Ngejual di wilayah seputaran tempatnya itu di Kerobokan, simpang Kerobokan, Padang Sambian. Ditangkap 3 hari yang lalu. Hasil uang itu dia kirim ke Jawa untuk anak-anaknya dan keluarga disana. Dia single parents," tutupnya.(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved