Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berhasil Kirim 25 Tim Terbaik, UGM Raih Juara Umum di Pimnas 32 Bali

Berhasil mengirimkan 25 tim terbaiknya, Universitas Gajah Mada (UGM) kembali membawa pulang piala juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ady Sucipto
Dokumentasi Panitia Pimnas
Malam penghargaan Pimnas ke-32 di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali, Jum'at (30/8/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berhasil mengirimkan 25 tim terbaiknya, Universitas Gajah Mada (UGM) kembali membawa pulang piala juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 yang diselenggarakan di Universitas Udayana (Unud) Bali.

Setelah malam penghargaan di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali, Jum'at (30/8/2019), perasaan senang dan bangga terpancar dari raut wajah para mahasiswa yang menjadi delegasi.

Salah satunya adalah tim yang membuat karya berjudul 'Tradisi Kawalu Suku Baduy dalam Pengangkatan Nilai Nasionalisme, sebagai Pendukung Integrasi Nasional' yang berhasil memperoleh mendali Perak dan Perunggu.

Tim tersebut beranggotakan 3 orang terdiri dari Rista angkatan 2017, Suki angkatan 2018 dan Intan angkatan 2018.

Suki mengatakan, bukan hal yang mudah untuk sampai pada tahap ini.

Hanya saja, semua mahasiswa Indonesia memiliki kesempatan untuk ada di posisi yang sama untuk dapat berprestasi.

"Tetap semangat, untuk menulis dan semoga tahun selanjutnya teman teman yang belum lolos bisa berhasil sampai ke ajang Pimnas," ungkapnya.

Suki menambahkan, dalam proses pembuatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) selalu ada hambatan yang dialaminya, namun hal tersebut tidak membuyarkan semangatnya dan tim.

Terlebih pembina yang selalu mendampingi Suki dari awal pembuatan PKM hingga persiapan untuk berlomba di Pimnas.

Wahyu Sumartono, salah satu pembina PKM di UGM menuturkan, pembuatan karya tulis oleh mahasiswa diawali dengan memberikan pengumuman terkait deadline PKM.

Setelah itu, lanjut Wahyu, bagi mahasiswa yang berminat akan difasilitasi untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi.

"Mulai dari mencari ide, pembentukan kelompok hingga penulisan PKM," tegasnya.

Tidak hanya sampai ditahap publikasi, untuk mahasiswa yang berhasil lolos pendanaan, akan terus didampingi oleh pihak kampus dengan melakukan monev diintern kampus.

"Monev internal dan evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali sebelum dilaksanakan oleh Dikti," ujar dosen Fakultas Teknologi Pertanian tersebut.

Pendampingan kemudian berlanjut sampai mahasiswa lolos ke Pimnas.

"Seperti latihan presentasi dan pembuatan poster lomba," imbuhnya

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved