Polisi Sergap Pria yang Akan Pasang Kamera CCTV di ATM Bebek Bengil, Saat Diselidik Ternyata

penggeledahan dilanjutkan di tempat tinggal pelaku yakni di Villa Diana Bali di Jalan Kresna Ulun Tanjung, Seminyak, Kuta, Legian, Kuta, Badung.

Polisi Sergap Pria yang Akan Pasang Kamera CCTV di ATM Bebek Bengil, Saat Diselidik Ternyata
dokumentasi polisi
Warga negara Bulgaria, Stoyanov Georgi Ivanov (43) diamankan Polda Bali dengan jeratan kasus tindakan ilegal akses. 

Polisi Sergap Pria yang Akan Pasang Kamera CCTV di ATM Bebek Bengil, Saat Diselidik Ternyata

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga negara Bulgaria, Stoyanov Georgi Ivanov (43) diamankan Polda Bali dengan jeratan kasus tindakan ilegal akses.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja menjelaskan, Kamis (29/8/2019), Stoyanov Georgi Ivanov melakukan kejahatannya di ATM Restaurant Bebek Bengil di Jl. Hanan, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Mengetahui hal tersebut, pada Sabtu (31/8/2019) sekitar pukul 03.30 wita, Team Opsnal Subdit 5 dipimpin Kanit 1 Kompol I Wayan Wisnawa Adiputra, S.I.K., M.Si. telah melakukan penangkapan pelaku ilegal akses.

Kemudian penggeledahan dilanjutkan di tempat tinggal pelaku yakni di Villa Diana Bali di Jalan Kresna Ulun Tanjung, Seminyak, Kuta, Legian, Kuta, Badung.

TRIBUN WIKI! Kalender Event Bulan September 2019 di Bali

Seluruh Terminal Mengwi Direnovasi, BPTD Wilayah XII Provinsi Bali-NTB Dikabarkan Ngantor di Mengwi

Alasan Pegadaian Jadikan Indra Sjafri Brand Ambassador

"Modus operandi pelaku membawa kamera tersembunyi dan hendak memasang kamera tersebut di dalam ATM. Setalah itu, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 HP merk OPPO, passport milik tersangka, 4 hidden Kamera, 1 buah router," ujarnya.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal Ilegal akses sebagaimana
dimaksud dalam pasal 1 angka 17 dan 18, Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1, Pasal 7 ayat (1) huruf d, Pasal 11, Pasal 32, 33, 34, 36 KUHP, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti telah diamankan di Direktorat Reskrimsus Polda Bali guna dilakukan pengembangan lebih lanjut," ujarnya. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved