Alasan Pegadaian Jadikan Indra Sjafri Brand Ambassador

Kami sudah bekerja sama selama 1 tahun. Pegadaian juga menjadikan saya sebagai brand ambassador dimana kegiatan-kegiatan ini juga tentu ada kaitannya

Alasan Pegadaian Jadikan Indra Sjafri Brand Ambassador
TRIBUN BALI/NOVIANA WINDRI
Coaching clinic oleh Indra Sjafri bersama PT Pegadaian di Kantor Wilayah Pegadaian Denpasar, Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali, Sabtu (31/8/2019). 

Alasan Pegadaian Jadikan Indra Sjafri Brand Ambassador

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri hadir di Bali dalam kegiatan coaching clinic yang digelar selama dua hari, terhitung mulai hari ini, Sabtu (31/8/2019) hingga Minggu (1/9/2019).

Bersama PT Pegadaian (Persero), coaching clinic digelar sekaligus memperkenalkan tabungan emas dengan membidik nasabah kaum millenial pencinta bola.

"Kami sudah bekerja sama selama 1 tahun. Pegadaian juga menjadikan saya sebagai brand ambassador dimana kegiatan-kegiatan ini juga tentu ada kaitannya dengan sepak bola," ucap Indra Sjafri.

Kepala Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Denpasar, I Ketut Winarta menjelaskan, coaching clinic yang sekaligus memperkenalkan produk-produk pegadaian, salah satunya adalah tabungan emas.

Prestasi Membanggakan Nastiti Intan, Usia 26 Tahun Jadi Doktor dengan Nilai A Semua

Angkasa Pura Airports Libatkan ACI Untuk Review Tingkat Keamanan Bandara

Patuh Serempak, Ini Nama Sandi Razia di Seluruh Indonesia

TRIBUN WIKI! 5 Pertimbangan Orang Bali Saat Akan Membangun Rumah

"Kami melihat coach Indra Sjafri punya daya tarik tersendiri. Kami memilih yang benar-benar menjadi magnet agar orang juga mengikuti. Kerjasama kita ini dengan tujuannya adalah untuk pembinaan generasi muda dalam dunia persepakbolaan," jelasnya.

Tidak hanya bertujuan untuk meraup laba, Ketut Winarta mengaku dengan menggandeng Indra Sjafri juga bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi dalam mengembangkan olahraga khususnya di Bali.

"Melalui tabungan emas ini, kami berharap generasi millenial sudah bisa belajar dari kecil. Khusus untuk orangtua harus sudah merencanakan masa depan anak-anak mereka. Karena dengan menabung emas ini cenderung akan meningkat setiap tahunnya,"

Ketut Winarta menambahkan pihaknya menargetkan sebanyak 400 orang kaum millenial di Bali mengikuti rangkain acara coaching clinic.

"Kami fokuskan olahraga sepak bola terlebih dahulu. Kalau memang sukses dan mendapatkan chemistry, tidak menutup kemungkinan juga akan mencoba beralih ke olahraga lainnya," tutupnya.

Rangkaian kegiatan Coaching Clinic digelar di kota-kota di Indonesia diantaranya Makasar, Denpasar, Semarang, Medan, dan Balikpapan.

Dimulai 24 Agustus 2019 dan akan berakhir pada 6 Oktober 2019.

Penulis: Noviana Windri
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved