Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

TRIBUN WIKI

TRIBUN WIKI! 5 Pertimbangan Orang Bali Saat Akan Membangun Rumah

Saat membangun rumah, menurut kepercayaan orang Bali, ada beberapa pertimbangan yang harus terpenuhi.

Tayang:
Penulis: Ragil Armando | Editor: Rizki Laelani
Tribun Bali/Saiful Rohim
Ilustrasi pembangunan 

Hal itu biasanya langsung disikapi dengan melaksanakan upacara pembersihan.

"Apalagi ada ular masuk sampai ke dalam rumah. Pasti karang itu bermasalah dan bisa dikatakan sebagai karang panes," tutupnya.

2. Pertimbangan Hari Baik
Dalam membangun rumah di Bali juga memperhatikan hari baik atau dewasa.

Hal ini bertujuan agar penghuni rumah mendapatkan kebahagiaan dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan suatu saat nanti.

Mereka juga percaya, jika mulai membangun rumah saat harinya kurang baik, bisa berbahaya bagi pemiliknya.

Misalnya mereka tidak akan melakukan pembangunan rumah saat Randa Tiga atau langkahin rerahinan.

3. Pertimbangan Konsep Tri Mandala
Pembangunan rumah oleh masyarakat Bali khususnya yang beragama Hindu selalu memperhatikan konsep Tri Mandala yakni Utama Mandala, Madya Mandala dan Nista Mandala.

Utama Mandala merupakan tempat suci atau merajan.

Merajan atau tempat suci ini dibangun di sebelah utara (hulu) atau di timur.

Sedangkan pada Madya Mandala yakni rumah itu sendiri beserta halamannya.

Dan untuk Nista Mandala yakni teba atau tegalan atau tempat pembuangan.

4. Pertimbangan Letak Pintu Masuk Pekarangan
Dalam membuat pintu masuk pekarangan rumah juga ditentukan dengan seksama.

Semisal arah yang baik dan ukuran pintu masuknya juga ditentukan.

Selain itu tak boleh ada banyak pintu masuk karena akan membuat penghuninya boros.

Dan ada pula larangan membuat pintu masuk di bucu mati atau pada ujung pertemuan tembok rumah.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved